Cina Terobos Peraiaran Natuna, Luhut Pandjaitan: Biarkan Saja, yang Penting Tak Ganggu Investasi
Luhut Binsar Pandjaitan (foto: Detik Finance)

Cina Terobos Peraiaran Natuna, Luhut Pandjaitan: Biarkan Saja, yang Penting Tak Ganggu Investasi

Sabtu, 4 Jan 2020 | 14:42 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Kapal-kapal Cina dilaporkan telah menrobos masuk ke perairan Natuna dan melakukan berbagai aksi pencurian ikan. Kapal-kapal pencuri ikan tersebut bahkan dikawal oleh kapal Coast Guard Cina. Kementerian Luar Negeri Retno Marsudi sudah menyampaikan protes besar atas aksi pelanggaran kedaulatan yang dilakukan oleh Cina.

Namun sikap berbeda ditunjukkan oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Iverstas, Luhut Binsar Pandjaitan. Menurutnya, persoalan ini tidak perlu diperdebatkan lebih jauh.

“Sebenarnya sih tidak perlu dibuat besar soal kehadiran Coast Guard China itu,” kata Luhut dilansir dari Kumparan, Sabtu (04/12).

Menurut Luhut, masuknya kapal-kapal asing dari Cina ini disebabkan karena tidak adanya kemampuan Cina dalam mengawasi Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

“Sebenarnya kan kita juga yang tidak punya cukup kapal untuk berpatroli di ZEE. Sekarang memang Coast Guard kita yang namanya Bakamla sedang diproses supaya bisa jadi Coast Guard yang besar dan mumpuni,” imbuh Luhut.

Menurut Luhut, Presiden Jokowi juga telah memerintahkan untuk menambah kapal-kapal di kawasan Perairan Natuna.

“’Ya kalau kita enggak hadir, kan orang lain yang akan hadir. Jadi kita sebenarnya kita marah pada diri sendiri. Kita punya kapal belum cukup,” lanjut Luhut.

Lebih lanjut,  Luhut meminta semua pihak untuk tidak terlalu memusingkan aksi penrobosan kedaulatan ini. Ia khawatir rebut-ribut mengenai perosalan ini bisa menganggu hubungan ekonomi Indonesia dan Cina, terutama di sektor investasi.

“Ya makanya supaya tidak menganggu investasi, saya bilang untuk apa diributkan. Sebenarnya harus dilihat juha, kita harus bia membenahi diri kita,” pungkasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...