Cinta Sejati, Pria Ini Terus Mencari Istrinya yang Hilang saat Tsunami Jepang 2011

Nurul Faradila

Dipublikasikan 9 bulan yang lalu • Bacaan 2 Menit

Cinta Sejati, Pria Ini Terus Mencari Istrinya yang Hilang saat Tsunami Jepang 2011
Foto: Facebook/TokyoLife

Winnetnews.com -  Bencana alam tsunami yang menerjang kota Onagawa, di prefektur Miyagi, Jepang, sudah terjadi sejak 10 tahun yang lalu. Meskipun sudah berlalu selama satu dekade, tapi Yasuo Takamatsu masih terus berusaha mencari istri tercintanya, Yuko, setiap minggu.

Melansir Oddity Central, pada tahun 2011 lalu, tepat di mana Yuko menghilang, Yasuo Takamatsu menerima pesan terakhir dari istrinya. Pesan tersebut berisi pertanyaan apakah suaminya baik-baik saja dan ia ingin kembali ke rumah.

Sejak saat itu, Yasuo selalu berusaha mencari istrinya dan tidak berencana untuk berhenti hingga ia bisa menemukannya atau napasnya telah terhenti. Awalnya dia hanya mencari Yuko di daratan, mulai dari pinggiran sungai tempat terakhir istrinya terlihat, hingga hutan dan gunung.

Dua tahun setelah hilangnya Yuko, Yasuo menghubungi toko selam setempat untuk meminta pelajaran menyelam, sehingga ia bisa mulai mencari di laut. Dia telah melakukan penyelaman mingguan selama tujuh setengah tahun terakhir, jika dihitung ia telah melakukannya sebanyak 500 kali.

Yasuo Takamatsu
Yasuo Takamatsu selalu mencari istrinya yang hilang saat tsunami Jepang 2011. Foto: Facebook/Nam Nguyen

Yasuo Takamatsu melakukan pencarian di bawah laut dengan bantuan Masayoshi Takahashi, instruktur selam yang mengajarinya menyelam. Dia telah melacak penelusuran Yasuo, mencatat area mana yang telah disisir, kedalam apa yang dia selami, dan bentuk dari setiap penelusuran. Akan tetapi, hingga saat ini tidak ada petunjuk tentang nasib Yuko dan keberadaannya sekarang.

“Saya selalu berpikir bahwa dia mungkin berada di suatu tempat di dekatnya,” kata Yasuo kepada Associated Press.

Dia juga menambahkan bahwa dirinya akan terus mencari sang istri selama tubuhnya masih bisa bergerak. Pria berusia 64 tahun ini juga bergabung dengan pihak berwenang setempat dalam pencarian bawah air untuk 2.500 orang yang masih belum ditemukan setelah tsunami 2011.

Dalam pencariannya, Yasuo Takamatsu telah menemukan beberapa barang dari orang-orang yang hilang, tapi tidak ada satu pun benda yang memberikan petunjuk untuk dirinya. Meski begitu, ia menolak untuk menyerah. Setiap minggu, dia selalu memakai pakaian selamnya dan mempertaruhkan nyawanya untuk mencari sang istri tercinta.

“Dalam pesan terakhir yang dikirimkan kepada saya, dia bilang, ‘Apakah kamu baik-baik saja? Saya ingin pulang’. Saya yakin dia masih ingin pulang,” tutur Yasuo.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...