Clinton dan Trump Bentuk Tim Transisi Jelang Pemilihan Presiden

Clinton dan Trump Bentuk Tim Transisi Jelang Pemilihan Presiden

Kamis, 18 Agt 2016 | 10:10 | Rusmanto
WinNetNews.com - Calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, mengumumkan pembentukan tim transisi untuk menangani transfer kekuasaan di Gedung Putih apabila terpilih untuk menggantikan Presiden Barack Obama.

Mantan Menteri Dalam Negeri dan Senator Colorado, Ken Salazar, disebut bakal memimpin tim tersebut, yang merupakan bagian dari tradisi persiapan menjelang pemilu 8 November mendatang.

“Setelah Hillary Clinton pada hari pemilihan nanti terpilih dan tentu membuat sejarah sebagai presiden perempuan pertama AS, kita ingin memiliki sebuah tim yang bisa mempersiapkan semuanya sehingga ia bisa langsung memerintah,” kata Salazar dalam sebuah pernyataan.

Adapun kandidat Partai Republik, Donald Trump, mengangkat Gubernur New Jersey Chris Christie Mei sebagai kepala tim transisi­nya.

Tim transisi dari kedua kandidat tersebut didanai pemerintah federal sejak 2010. Dengan dukungan dana itu, mereka bisa mengatur ruang kerja mereka di Washington. Sebagai tim transisi yang didanai pemerintah federal, mereka merupakan sebuah tim atau badan nirlaba yang tidak berorientasi mencari keuntungan.

Selain Salazar, anggota tim transisi Clinton ialah mantan penasihat keamanan nasional Obama, Tom Donilon. Ia juga dikenal sebagai penasihat lama Clinton yang mengepalai Pusat Kemajuan Liberal Amerika Neera Tanden.

Deretan nama lain dalam anggota tim transisi Clinton ialah mantan Gubernur Michigan, Jennifer Granholm dan Direktur Institute Politik Harvard yang juga mantan manajer kampanye Clinton, Maggie Williams.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...