Coklat Kakao Asli Bisa Normalkan Gula Darah di Tubuh

Coklat Kakao Asli Bisa Normalkan Gula Darah di Tubuh

winnetnews.com - Coklat hampir disukai banyak orang karena dianggap bermanfaat bagi kesehatan. Salah satunya yakni dapat menormalkan kadar gula darah untuk mencegah diabetes.

Para ilmuwan menyebutkan, kandungan tertentu dalam kakao yang merupakan sumber utama dalam coklat membantu tubuh melepaskan lebih banyak insulin. Serta bisa juga merespon peningkatan glukosa darah dengan lebih baik.

Bila seseorang menderita diabetes, tubuh mereka tidak menghasilkan cukup insulin, serta tidak mengolah gula darah dengan benar. Hal ini mengakibatkan kegagalan sel beta, yang tugasnya menghasilkan insulin.

Studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Nutritional Biochemistry, menemukan, sel beta bekerja lebih baik dan tetap kuat dengan peningkatan kehadiran epicatechin, senyawa ditemukan secara alami pada kakao. Anda dapat makan batang coklat yang tak terlalu kaya gula, supaya aman bagi kesehatan.

"Seseorang mungkin harus banyak memakan kakao dan tidak memilih coklat manis banyak gula di dalamnya," kata Asisten Profesor Jeffery Tessem dari Universitas Brigham Young di Amerika Serikat.

Periset memberi makan hewan dengan makanan yang mengandung senyawa kakao. Rupanya senyawa ini akan menurunkan tingkat obesitas pada hewan dan mengatasi peningkatan kadar glukosa darah.

Kemudian tim periset membedah apa yang terjadi pada tingkat sel, khususnya tingkat sel beta. Mereka menemukan bahwa senyawa kakao yang disebut monomer epicatechin meningkatkan kemampuan sel beta untuk mensekresikan insulin.

"Yang terjadi adalah melindungi sel, meningkatkan kemampuan mereka mengatasi stres oksidatif," tambah Tessem.

Monomer epicatechin membuat mitokondria dalam sel beta lebih kuat. Senyawa ini menghasilkan lebih banyak sumber energi sel, kemudian menghasilkan lebih banyak insulin yang dilepaskan.

Meskipun telah banyak penelitian tentang senyawa serupa selama dekade terakhir, tidak ada yang dapat menentukan mana yang paling menguntungkan di antara semuanya. Hasilnya lebih efektif dari konsumsi suplemen yang dapat mempertahankan kontrol glukosa darah normal dan berpotensi menunda timbulnya diabetes tipe 2. Demikian dilansir Zeenews.