Cristiano Ronaldo : Bocah Ingusan dari Madeira yang Kini Jadi Legenda

Daniel
Daniel

Cristiano Ronaldo : Bocah Ingusan dari Madeira yang Kini Jadi Legenda Foto: Squawka

Winnetnews.com - Tepat pada tanggal 5 Februari, 34 tahun lalu, lahir seorang bocah bernama lengkap Cristiano Ronaldo do Santos Aveiro. Siapa yang menyangka bocah ingusan yang punya mimpi besar tersebut akan jadi salah satu pesepakbola terbaik yang pernah ada di muka bumi ini.

Impian Ronaldo kecil untuk menjadi pesepakbola memang begitu besar. Sikapnya untuk selalu jadi pemenang sudah ia miliki sejak kecil. Pada 1992 bocah asal Madeira tersebut bergabung dengan akademi sepak bola Andorinha.

Ayah dan ibunya selalu mendukung cita-cita sang anak. Terutama sang ibu, Maria Dolores dos Santos Aveiro, yang selalu menemani di mana pun Ronaldo kecil bertanding. Sang ayah, Jose Dinis Aveiro adalah seorang pemabuk, namun ia tak pernah menghalangi sang anak untuk menggapai cita-citanya sebagai pemain sepak bola profesional.

Pada 1997 Ronaldo masuk ke akademi salah satu klub ternama di Portugal, Sporting CP. Bakatnya lalu ditemukan oleh Sir Alex Ferguson pada saat Sporting bermain melawan Manchester United pada partai persahabatan yang diadakan di Jose Alvalade. Tubuhnya kurus saat itu, namun Ronaldo menjadi pemain yang paling menonjol di laga tersebut. Empat bulan setelah laga yang berakhir dengan skor 3-1 untuk Sporting itu, United resmi mendatangkan Ronaldo dengan nilai transfer 12,24 juta poundsterling.

Ferguson melabeli Ronaldo sebagai “Salah satu pemain muda yang paling luar biasa” yang pernah ia saksikan permainannya. Keputusan Fergie terbukti tepat. Tiga tahun setelah bergabung dengan United, Ronaldo menjelma menjadi pemain penting Setan Merah.

Salah satu musim terbaiknya yakni pada 2007-2008. Pada musim itu Ronaldo benar-benar menggila. Total 31 gol ia catatkan di Liga Inggris dari 34 penampilannya untuk United. Secara keseluruhan Ronaldo membukukan 49 penampilan dan 42 gol pada musim itu.

Momen terbaiknya yakni membawa United menjadi juara Liga Champions di musim 2007-2008, mengalahkan Chelsea di babak puncak. Ronaldo lalu membawa United kembali masuk final Liga Champions semusim kemudian, namun takluk di tangan Barcelona.

CR7 akhirnya memutuskan pindah setelah menghabiskan enam musim bersama Setan Merah. Real Madrid jadi pelabuhan Ronaldo berikutnya. Ronaldo dibeli Madrid dengan harga 80 juta pounds, ia jadi pemain termahal pada saat itu. Pada awalnya ia mengenakan nomor 9 di Madrid, sebab nomor 7 masih digunakan oleh legenda Madrid, Raul saat itu. Semusim kemudian ia akhirnya menggunakan nomor yang memang jadi identitasnya. 

Selama sembilan musim di Santiago Bernabeu, berbagai gelar ia menangi. Salah satunya adalah catatan empat trofi Liga Champions, di mana tiga di antaranya ia dapat secara beruntun! Statistiknya bersama Madrid juga sukar dipercaya, Ronaldo mencatatkan 438 penampilan, dan mencetak 450 gol selama membela tim yang identik dengan warna putih itu. Total ia mempesembahkan 15 gelar untuk Madrid.

 

Sembilan tahun penuh trofi bersama Real Madrid, ia lalu mencari tantangan baru dengan bergabung ke Juventus. Misi utamanya bersama Si Nyonya Tua adalah satu: memenangkan gelar Liga Champions. Tentu bukan hal mudah, tapi sangat mungkin mengingat pengalamannya di kompetisi paling bergengsi Eropa itu.

Pada level timnas Ronaldo juga tak kalah impresif. Ia sempat hampir memenangkan gelar untuk Portugal pada 2004 di ajang Euro, namun nahasnya saat itu Portugal takluk di tangan Yunani di partai puncak. 12 tahun kemudian ia menebus kegagalannya, label sebagai pemain yang hanya jago di level klub dipatahkan pada tahun 2016 ketika ia membawa Portugal kampiun Euro, mengalahkan Prancis di final.  

Kesuksesan di level klub dan timnas membuatnya telah mengoleksi gelar individu yang cukup banyak, salah satunya yakni lima kali Ballon d’Or. Bocah ingusan dari Madeira itu kini sudah menjelma sebagai yang terbaik di dunia. Bocah kurus kering itu kini memiliki semua yang diinginkan banyak pesepak bola di dunia. Selamat ulang tahun, Cristiano Ronaldo!

Apa Reaksi Kamu?