(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Cuci Motor Injeksi, Jangan Semprot Tiga Komponen Ini

Muchdi
Muchdi

Cuci Motor Injeksi, Jangan Semprot Tiga Komponen Ini

WinNetNews.com - Motor dengan teknologi injeksi belakangan terus diminati masyarakat di Tanah Air. Teknologi injeksi dikenal memiliki kelebihan lebih irit bahan bakar, responsif, serta lebih ramah terhadap lingkungan.

Kendati demikian, ada satu hal yang perlu diketahui para pemilik motor matik injeksi, terlebih saat akan mencucinya. Sebab, mencuci motor injeksi juga ada caranya. Karena, perangkat yang ada pada motor injeksi yang tidak tahan air berbeda dengan motor yang tidak menggunakan sistem injeksi.

Kendati perangkat tersebut sudah dibekali kedap air, tentu Anda juga harus tetap waspada. Sebab, jika sampai perangkat injeksi ada yang rusak, Anda mesti menggantinya dengan yang baru.

Motor injeksi diketahui sangat bergantung pada suplai listrik untuk mengaktifkan sensor-sensor pada mesin yang nantinya digunakan untuk menghidupkan motor.

Jika suplai listrik tidak berjalan normal, motor injeksi tidak bisa hidup atau mogok. Salah satu penyebab motor injeksi mogok adalah karena kemasukan air. Biasanya masuknya air karena tidak hati-hatinya dalam mencuci motor injeksi.

 

Setidaknya, ada tiga perangkat yang wajib dilindungi saat mencuci motor berteknologi injeksi, yakni ECM, throttle body, dan soket. Ketiga bagian ini biasanya letaknya terpisah.

Untuk perangkat throttle body dan soket, umumnya terletak pada bagian atas mesin. Jadi untuk mencuci wilayah mesin perlu ekstra hati-hati, cara menyemprot yang benar yaitu dari atas ke bawah, jangan sampai dari bawah ke atas.

Hal ini ditujukan agar throttle body dan soket terhindar dari tekanan air secara terus menerus yang bisa menyebakan kerusakan pada kedua perangkat tersebut.

Sementara untuk ECM, umumnya terletak pada bagian atas spatbor belakang. Untuk mencuci spatbor belakang tak perlu disemprot terus menerus. Cara yang paling baik yaitu seka dahulu dengan sikat dan lap, baru dibilas dengan menyemprotnya. Dengan cara ini ECM tetap aman dari percikan air.

Sumber&Foto dari situs VIVA, Jakarta

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});