Cueknya Megawati Enggan Salaman dengan AHY dan Surya Paloh
Megawati cuek saat berpapasan dengan Surya Paloh. [Foto: Merdeka/Kompas TV]

Cueknya Megawati Enggan Salaman dengan AHY dan Surya Paloh

Rabu, 2 Okt 2019 | 08:56 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Pelantikan Ketua DPR RI, Puan Maharani, di ruang rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10) diwarnai insiden lucu dan menarik. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri tampak enggan bersalaman dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Surya Paloh.

Megawati tampil mengenakan kebaya merah dan selendang warna putih serta rambut disanggul ciri khasnya. Seraya menebar senyum, Megawati bersalaman dengan para petinggi partai politik (parpol).

Menguitp Indopolitika, ketika Megawati berjalan menuju kursi tempat duduknya, para tamu mulai berdiri hendak bersalaman. Salah satunya terlihat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyapa Megawati, namun sayang keinginan AHY yang ingin berjabat tangan tak diindahkan oleh Megawati.

Megawati malah memberikan salam kepada orang yang bersebelahan dengan AHY. Dalam video yang tersebar di kalangan awak media, putra SBY itu sempat tetap berupaya untuk berjabatan tangan dengan Megawati dengan menyentuh bagian tangan, namun sayang Megawati tak menghiraukan.

Tak berhenti disitu, Megawati pun tampak enggan bersalaman dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, padahal saat itu Surya Paloh sudah berdiri dari tempat duduknya, namun ketika melewati Surya Paloh, Megawati malah menolehkan wajahnya. Sontak pimpinan salah satu media nasional itu pun langsung duduk kembali.

Namun, saat melihat Plt Ketua Umum PPP Soeharso Monoarfa yang hendak berjabat tangan, Megawati nampak tersenyum dan begitu ramah. Sebelum kejadian ini, hubungan Surya Paloh dan Megawati sempat dikhabarkan tidak harmonis. Namun hal itu, sempat dibantah oleh Surya Paloh saat tampil dalam acara TV CNN 4 Agustus lalu.

Dalam kesempatan itu, Surya Paloh mengatakan hubunganya dengan Megawati baik-baik saja. “Saya mengenal Mba Mega bukan setahun dua tahun. Puluhan tahun saya kenal keluarga itu saya kenal. Saya menghormati Mba Mega sebagai Mba saya. Saya bisa ketawa, bisa lucu. Bisa diam aja. Saya pikir Mba Mega itu buat saya,” bebernya.

“Jadi ya sayang sekali, hubungan yang sudah terbina dengan begitu bagus, dalam jalinan sejarah yang panjang. Apa rupanya. Yang kita carikan bukan perbedaan, banyaknya kesamaan. Itulah hidup, saling ngisi mengisi. Itu. Dan saya yakin, tidak ada perbedaan yang principal yang menyangkut hubungan antara saya dengan Mba Mega,” jelasnya saat itu.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...