Skip to main content

Curhat Pedagang WTC Mangga Dua Yang Sering Pulang Dengan Tangan Kosong

Sumber foto : istimewa
Sumber foto : istimewa

Winnetnews.com - Kondisi WTC Mangga Dua kini cukup memprihatinkan. Tak hanya ditinggal pembeli, tapi pusat perbelanjaan itu juga ditinggal pedagangnya. Toko-toko di sana banyak yang tutup.

Namun demikian, masih ada beberapa pedagang yang tetap bertahan untuk dapat mengais rezeki di sana, salah satunya ialah Yuli. Walau begitu Yuli mengatakan, pendapatannya berjualan di sana cukup memprihatinkan.

Saking sepinya mal tersebut, kata Yuli, omzet yang didapatnya saat ini tak menentu. Dia mengaku kerap tak mendapatkan hasil berjualan di sana, alias tak membawa uang sepeser pun.

"Omzet itu tergantung. Kalau ada langganan ya ada duit, kalau enggak ada langganan ya enggak ada duit. Tapi keseringan dapatnya Rp 0, enggak bawa pulang duit," kata yuli kepada detikFinance di kiosnya, Jakarta, Sabtu (15/7/2017).

Yuli bercerita, dirinya merupakan salah satu pedagang yang berjualan di WTC Mangga Dua sejak awal-awal pusat perbelanjaan tersebut hadir. Dari yang dulunya ramai menjadi primadona, hingga ditinggal pembeli seperti sekarang.

Saat ini, dirinya hanya mengandalkan penjualan dari pesanan para pelanggan setianya terdahulu. Selain dari itu, dagangannya sudah tidak laku dijual secara eceran.

"Sekarang kalau jual eceran sih sudah enggak ada harapan. Eceran sudah benar-benar mati, sudah enggak bisa andalkan eceran. Kecuali pelanggan yang pesan," tukas Yuli.

Saat ini, alasan perempuan paruh baya itu tetap membuka toko pakaian batik miliknya karena memang tak memiliki tempat lain lagi untuk berjualan. Oleh sebab itu di tetap bertahan di sana.

"Saya sudah punya toko sendiri di sini, masak mau dibuang? Enggak ada tempat lagi kita. Kalau ada tempat lagi ya kita tinggal, masalahnya kita enggak punya tempat lagi. Dan juga kalau ditinggal maintenance harus tetap dibayar, PBB juga harus dibayar, kalau enggak dibayar kena denda-denda," tuturnya.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top