Daftar Aset Hartawan Aluwi di Luar Negeri

Rusmanto
Rabu, 27 April 2016 07:58 WIB
Oleh Rusmanto pada Rabu, 27 April 2016 07:58 WIB
Image Daftar Aset Hartawan Aluwi di Luar Negeri

WinNetNews.com - Penyidik Polri masih mengejar aset milik Hartawan Aluwi, terpidana kasus pencucian uang dalam kasus Antaboga yang terkait Bank Century, yang baru saja diekstradisi dari Singapura pekan lalu.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Beritasatu.com, Selasa (26/4), ada sejumlah dana hasil kejahatan Hartawan, yang kini mendekam di Lapas Salemba, yang terparkir di luar negeri.

Dana-dana itu adalah, pertama, dana yang ada di UBS Fund Assets 9 UBS Lux-Money dengan nilai estimasi sebesar US$ 1.634.000 yang berada di rekening nomor 207598 UBS AG Hong Kong atas nama Meticulous Offshore Investment Inc di mana Hartawan sebagai pihak pengendali atas perusahaan tersebut.

Lalu dana Listed Security (saham Google) sebanyak 199 dengan nilai estimasi sebesar US$ 230.088 yang berada di rekening nomor 207598 UBS AG Hong Kong atas nama Meticulous Offshore Investment Inc di mana Hartawan juga mengendalikan perusahaan tersebut.

Selain itu, ada uang sebesar US$ 845.212 yang berada di rekening Credit Suisse Bank dengan nomor rekening 70088 atas nama Aquarius Finance Enterprises Limited di mana Hartawan menguasainya.

"Kita terus berupa menangani pengembalian aset-aset tersebut yang merupakan hasil kejahatan pelaku. Ada proses hukum yang kita lakukan di Hong Kong untuk menyita aset-aset itu," kata Direktur Tipideksus Bareskrim Kombes Agung Setya, Selasa.

disadur dari situs beritasatu

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Akan Ada Kejutan Dari Pertemuan SBY dan Prabowo

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.