Daging Kambing Haramkah Dimakan Oleh Penderita Kanker?

Daging Kambing Haramkah Dimakan Oleh Penderita Kanker?

Senin, 7 Mei 2018 | 19:55 | kontributor

winnetnews.com - Ketika Idul Adha tiba, tradisi makan daging selama beberapa hari hampir dialami oleh setiap orang. Tapi ada beberapa penyakit tertentu yang tidak disarankan untuk mengonsumsi daging tertentu. Orang dengan mengidap penyakit kanker misalnya. Sebenarnya boleh atau tidak sih penderita kanker memakan daging merah?

Dihimpun dari berbagai sumber, orang yang menderita penyakit kanker dan sedang dalam tahap pengobatan kemoterapi bukan berarti pantang untuk mengonsumsi daging merah dan daging kambing. Pasien harus tetap mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tubuhnya. Karena salah satu kendala yang dialami oleh penderita kanker adalah menurunnya nafsu makan. Dokter pun memperbolehkan untuk memakan daging merah serta daging kambing.

Penurunan nafsu makan ini biasanya membuat penderita kanker enggan untuk makan sayuran, buah, bahkan daging. Ada banyak sekali faktor pemicu menurunnya nafsu makan mereka selama sakit. Oleh karena itu, apabila daging merah atau daging kambing dimakan oleh penderita kanker tidak secara berlebihan, hal itu tidak bermasalah.

Jika dipantang, pasien kanker malah tidak mendapatkan nutrisi yang baik untuk tubuhnya. Padahal mereka membutuhkan untuk menstabilkan kesehatannya selama melakukan proses pengobatan kemoterapi. Pengobatan kanker malah akan jadi terhambat jika pasien mengalami malnutrisi atau kurang gizi.

Pada dasarnya pasien kanker perlu meningkatkan kebutuhan lemak hingga 40% dibandingkan dengan orang yang sehat yakni sekitar 30%. Karena lemak bisa diubah menjadi energi yang sangat diperlukan oleh pasien kanker. Sama halnya dengan kebutuhan karbohidrat. Daging sendiri merupakan salah satu lemak jenuh yang dibutuhkan tubuh sekitar 10% perhari. Jadi jika pasien kanker mengonsumsi daging dalam batas yang wajar, masih diperbolehkan untuk menjaga kesehatannya tetap stabil.

 

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...