Daihatsu dan Honda : Persaingan di Indonesia Makin Panas

Daihatsu dan Honda : Persaingan di Indonesia Makin Panas

 WinNetNews.com - Menurut data ritel penjualan nasional dari asosiasi kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo), selama sembilan bulan Toyota tetap nomor satu. Kendati demikian, geliat yang menarik disimak adalah di perebutan posisi nomor dua. Pasar otomotif boleh kurang bergairah, tapi persaingan antar merek berebut posisi dalam urutan penjualan terbanyak semakin panas.

Daihatsu dan Honda, dua merek yang bersaing ketat, yaitu Pada periode Januari – September 2015, hasil keduanya hanya terpaut 1.772 unit. Daihatsu sedang menduduki peringkat sementara kedua sebagai merek terlaris dengan 123.009 unit. Sementara Honda yang kini di posisi tiga "merapat" dengan hasil 121.237 unit.

Eksistensi Daihatsu yang telah memegang peringkat kedua selama 6 tahun berturut-turut sejak 2009 jelas terancam.

Di kubu sebelah, strategi Honda menurunkan segmen pasar dengan melahirkan model terjangkau, seperti Mobilio dan Brio Satya, berhasil membuat merangsek posisi tiga pada 2014. Kala itu Honda menggeser dua merek yang sebenarnya selalu bertarung di bawah Toyota dan Daihatsu, yaitu Suzuki dan Mitsubishi.

Tambahan model HR-V dan pembaruan desain CR-V, Accord, serta City pada tahun ini berpotensi menambah pundi-pundi penjualan. Honda berpeluang menyisihkan Daihatsu untuk menjadi nomor dua.

Direktur Pemasaran Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, Selasa (6/10/2015), mengatakan “Dalam bisnis normal-normal saja, tapi kalau ditinjau merebut gelar lebih mudah daripada mempertahankan. Bukan hanya Honda, tapi merek-merek lain juga mengincar posisi kedua ini. Seluruh tim Daihatsu tentu akan berusaha maksimal mempertahankannya,”

Merek-merek lain yang juga terlibat persaingan adalah Suzuki dan Mitsubishi. Dalam periode Januari – September 2015, Suzuki mencatat total ritel 92.201 unit sedangkan Mitsubishi 87.152 unit. Sebenarnya kedua angka itu masih jauh dari kompetisi Daihatsu dan Honda, tapi perlu diingat masih ada tiga bulan lagi sebelum tutup tahun.