Dalam Sidang Paripurn Raperda, Anies Tidak Diberi Ruang Untuk Menjawab
Sumber foto : Istimewa

Dalam Sidang Paripurn Raperda, Anies Tidak Diberi Ruang Untuk Menjawab

Kamis, 5 Apr 2018 | 01:52 | Oky

Winnetnews.com - Gubernur DKI Anies Baswedan diinterupsi anggota Fraksi Golkar Ramli, setelah memberikan pidato tanggapan atas pandangan fraksi-fraksi dalam sidang paripurna raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2017-2022 di DPRD DKI, Selasa (3/4).

Setelah mendengarkan interupsi Ramli, pimpinan sidang Abraham "Lulung" Lunggana tidak memberi kesempatan kepada gubernur untuk memberi jawaban.

Lulung menilai, hal itu bisa dijelaskan oleh SKPD terkait dalam rapat komisi yang dimulai Rabu (4/4).

Ramli menginterupsi gubernur untuk meminta penjelasan mengenai program Oke Otrip yang menurutnya butuh percepatan dalam pengimplementasiannya.

Dia juga menyinggung tingginya biaya air PAM seperti di Marunda, Jakarta Utara (Jakut) yang lebih mahal dibanding dengan pelabuhan.

"Mereka harus membayar Rp 17.000 per meter kubik. Lebih mahal dari pelabuhan." ujar Ramli

Selain itu, Ramli juga menyinggung tidak adanya pembangunan di daerah Cilincing dan Semper, baik bangunan gedung maupun infrastruktur jalan.

"Kalau bisa, besok gubernur ke sana melihat lapangan. Sejak republik merdeka hingga kini tidak ada pembangunan di sana" katanya.

Ketua Fraksi PDI-P Gembong Warsono menilai, pidata tanggapan gubernur tidak menjawab seluruh pertanyaan fraksi-fraksi. Dia khawatir karena minimnya penjelasan, pembahasan RPJMD nantinya bisa molor.

Dalam menyampaikan tanggapannya, Anies menyebut, penjelasan teknis dan klarifikasi bakal disampaikan SKPD dalam rapat-rapat komisi yang telah ditetapkan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...