Dampak Buruk Makan Makanan Pedas

Oky
Oky

Dampak Buruk Makan Makanan Pedas sumber foto : istimewa

WInnetnews.com - Di zaman sekarang makanan pedas sudah tidak asing lagi di kehidupan kita ini. hampir semua orang menyukai makanan pedas. Makanan Indonesia yang kaya akan rempah serta rasa yang pedas. Sehingga semua orang pasti setuju kalau makanan pedas sangatlah lezat dan nikmat. Selain itu makanan pedas pun akan memberikan sensasi tersendiri yang bisa membuat kita merasa puas setelah memakannaya.

Bisnis makanan dengan tema pedas selalu mengundang penasaran dari para costumer. Kuliner atau makanan apa saja yang diberi embel-embel pedas dengan menggunakan tingkat kepedasan selalu laris. dari jajanan pinggir jalan hingga waralaba profesional, makanan pedas selalu disukai pembeli. Apalagi, jika makanan tersebut merupakan makanan jenis baru yang belum ada pesaingnya dimanapun.

Sekitar tahun  2010 fenomena puluhan orang mengantri di sebuah mobil di mana waktu tertentu seperti di pinggir jalan untuk mendapatkan keripik singkong pedas. Rasanya gurih dan pedas, keripik singkong itu menjadi buah bibir atau oleh-oleh dari mulut ke mulut. Banyak yang penasaran bagaimana rasa keripik singkong asal Bandung itu. Ditambah dengan pola pemasaran yang unik dan sangat menarik di situlah orang-orang rela mengantri demi mencoba dan membelinya.

Dengan menjual secara langsung melalui mitra yang disebut 'jenderal' dan memanfaatkan media sosial seperti Twitter, Facebook, Instagram keripik Maicih namanya dan keripik itu menjadi makanan paling hits saat itu. Sekarang sedang hitsnya Ayam penyet pedas, sudah biasa dan kita bisa menemukannya di warung-warung tenda pinggir jalan atau restoran umum.

Tapi waralaba yang menjual ayam goreng dengan tingkat kepedasan yang bisa dipilih, menjadi sebuah penasaran para pembeli. Seperti yang dilakukan restoran waralaba Richese Factory. Pedasnya rasa saus dari level 1 sampai 5 membuat pembeli ketagihan. Inovasi ini yang menjadi celah ayam goreng Richese mampu bersaing dengan Kentucky fried chicken (KFC) dan McDonald’s (MCD) yang sudah merajai resto waralaba ayam goreng sejak puluhan tahun lalu.

Sambal dan cabai merupakan bagian yang terpisahkan dari olahan masakan di Indonesia. Dan sambel pun sudah menjadi makanan favorit bagi orang Indonesia. Kedudukannya bukan lagi sebagai pelengkap makanan setiap orangnya, tapi menjadi sebuah makanan utama. Sebagian besar orang  juga mengatakan faktor lain yang membuat masyarakat Indonesia gemar memakan sambal atau makanan pedas yaitu kebiasaan dari sejak kecil.

Cabai sebagai sumber vitamin dan mineral yang penting untuk tubuh. Ada sejumlah vitamin yang terkandung dalam cabai, mulai dari vitamin C, vitamin A, vitamin B. Kemudian ada pula zat besi, anti oksidan dan lainnya.

Makanan Indonesia kaya akan rempah serta rasa yang pedas. Sehingga semua orang pasti setuju bahwa makanan pedas sangatlah lezat. Selain itu makanan pedas pun akan memberikan sensasi tersendiri yang bisa membuat kita merasa puas setelah memakannya.

Namun tidak semua orang berpikir panjang untuk dampak yang akan timbul ketika sehabis memakan makanan pedas itu. Dampak yang terjadi ketika sehabis makan makanan pedas sangatlah berpengaruh pada kesehatan diri masing-masing orang. Dampaknya ini sangat merugikan pada tubuh kita bahkan bisa sampai meninggal dunia kalau kita tidak bisa membatasi makan makanan pedas.

Kebanyakan kasus dan berita yang didapatkan terkait dengan makanan pedas ini berasal dari kota Jakarta, karena tingkat kuliner di kota Jakarta sangat banyak dan apabila setiap ada 1 (satu) tempat makan yang mengeluarkan menu pedas dengan variasi yang unik maka tempat makan lain akan mengeluarkan variasi seperti itu juga, maka dari itu makanan pedas bisa cepat booming dan peminat di kota Jakarta cukup banyak sekali.

Permasalahan yang terjadi disini adalah sebagian orang kurang peduli terhadap dampak buruk makan makanan pedas. Hampir semua orang tidak melihat apa dampak buruk untuk kedepannya. Dengan lebih banyaknya iklan yang membahas tentang enaknya makan makanan pedas yang menggiurkan maka sebagian orang lebih tertarik dengan artikel atau iklan makanan pedas yang menggiurkan tersebut dibandingkan dengan membaca artikel.

Orang yang mengkonsumsi makanan pedas setiap harinya akan bererisiko kematiannya turun hingga 14% (persen) dari pada cuma makan pedas sekali dalam sepekan. Makanan pedas juga dikenal cepat memuaskan rasa lapar. Ketika orang makan makanan hambar, mereka makan berlebihan, ini memberikan efek negatif untuk kesehatan dalam jangka panjang.

Persoalan dampak buruk dari makanan pedas ini kadang suka diremehkan bahkan ada beberapa orang yang tidak peduli terhadap kesehatan diri masing-masing orang. Dampak buruk ini sangat merugikan, apalagi anak kecil yang suka makan makanan pedas itu lebih kasihan pencernaannya karena dia masih terlalu kecil dan nanti kalau sudah besar akan merasakan sakitnya misalnya seperti sakit maag dan asam lambung.

Seseorang yang keseringan memakan makanan pedas pun bisa mengalami ketulian sementara setelah mengonsumsi makanan pedas kerena mendapatkan stimulus yang berlebihan pada saraf trigeminal, yaitu saraf pada bagian mulut dan wajah yang berhubungan dengan saraf koklea di dalam telinga.

Dampak yang akan terjadi setelah memakan makanan pedas yang berlebihan bisa mengganggu kesehatan seperti asam lambung meningkat dengan meningkatnya asam lambung mengkonsumsi cabai terlalu banyak juga  bisa dapat mencederai atau mengiritasi dinding lambung yang memicu meningkatnya asam lambung secara cepat sehingga menimbulkan jaringan perut terasa sangat nyeri yang datang timbul tenggelam.

Selain itu maag akut atau diare bahaya, cabai tidak bias dipisahkan dengan yang namanya karakter cabai yang memiliki efek panas. Efek panasnya dapat membuat lambung menjadi luka, terkikis, berlubang dan timbul peradangan secara bertahap yang dapat menyebabkan munculnya rasa mual, nyeri, melilit, perut kembung dan berpotensi menyebabkan diare.

Gangguan pada hati dan usus besar, zat aflatoksin pada cabai mampu merusak dinding hati dan usus besar jika cabai dikonsumsi sacara sembarangan atau berlebihan.

Bahaya cabai lebih banyak terletak pada rasa panas yang bersifat menggerus yang dapat mudah menembus dinding hati dan usus besar sehingga menyebabkan seseorang terserang kesulitan buang air besar.

Keringat berlebih, bahaya cabai paling umum muncul karena efek panas pada cabai yang cenderung menyebabkan kelenjar keringat menjadi lebih aktif untuk memproduksi keringat. Keringat berlebih dapat memicu munculnya bau badan tidak sedap.

Gangguan Rahim, pada wanita yang ingin atau sedang melakukan program untuk hamil sebaiknya menghindari atau mengurangi asupan cabai yang berlebihan.

Bahaya cabai berupa efek panas cabe yang berlebihan dapat mengiritasi dinding rahim, Merusak saluran telur dan menggagalkan pembuahan sperma terhadap sel telur yang seharusnya sudah siap untuk dibuahi dengan normal.

Mengganggu siklus haid, wanita yang sedang menstruasi sebaiknya menhindari atau mengurangi asupan cabai, karena efek panas pada cabe dapat mengganggu siklus haid menjadi tidak lancar dan cenderung mengakibatkan wanita yang sedang haid terserang perut terasa melilit yang sangat nyeri yang terjadi karena rahim mengalami iritasi dan peradangan akibat memakan makanan pedas.

Cara mencegah makan makanan pedas yaitu dengan gosok gigi setelah makan pedas, Gosok gigi setelah mengonsumsi makanan pedas bukan hanya ampuh untuk meringankan sensasi kepedasan yang sudah kita makan, tapi juga bisa membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut. Makanan pedas membuat mulut kita panas dan napas jadi tak segar. Oleh karena itu, jangan biarkan sensasi tersebut mengganggu aktivitas kita.

Disaat perut kita kosong maka janganlah makan makanan pedas, sebaiknya kita tidak mengonsumsi  makanan tersebut saat perut kosong. Perut yang kosong akan kaget jika tiba-tiba kita isi dengan makanan pedas. Akibatnya ini akan menyebabkan asam lambung naik dan membuat kita akan sakit perut. Terutama apabila kita memiliki ulkus lambung, sindrom iritasi usus (IBS), atau gangguan pencernaan lainnya.

Perhatikan porsi makan kita masing-masing deh, bagi sebagian orang, makanan pedas bisa membuat selera makannya menjadi  meningkat. Tidak jarang, hal ini membuat banyak orang akan memakan makanan pedas dengan kalap tanpa memperhatikan porsi yang dimakannya. Oleh karena itu, bagi kita yang mempunyai riwayat gangguan pencernaan, penting untuk memperhatikan porsi makan kita saat makan makanan pedas.

Hindari konsumsi makanan pedas sebelum tidur karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan yang bisa mengganggu tidur kita. Karena senyawa capcaisin yang terkandung dalam cabai dapat mempengaruhi tidur kita melalui perubahaan suhu tubuh. Capcaisin adalah senyawa yang terkandung dalam cabai atau bumbu dapur yang memiliki citra rasa yang pedas. Memakan makanan pedas sebelum tidur akan meningkatkan risiko refluks asam lambung di malam hari, karena isi perut akan lebih banyak mengalir ke kerongkongan saat kita berbaring.

Ada beberapa fakta tentang contoh kasus dan artikel dampak buruk makan makanan pedas

  • Rawat inap karena minum minyak cabai

Seorang pemilik restoran daging bakar di China harus dilarikan ke rumah sakit setelah nekad meminum minyak cabai. Sebelumnya, pria ini mencari cara untuk mempromosikan restorannya, akhirnya ia berpikir satu-satunya jalan adalah melakukan hal yang berpotensi viral. Ia kemudian melakukan siaran live di akun sosial medianya dan meminum minyak cabai dari gelas selayaknya air putih. Aksi nekadnya tersebut menyebabkan ia dirawat di rumah sakit selama 21 hari karena diare hebat dan mengalami tonsilitis. 

  • Tenggorokan lubang akibat kompetisi makan cabai setan.

Makanan pedas bisa jadi fatal kalau dikonsumsi berlebihan. Namun, hal tersebut sepertinya tak dihiraukan seorang pria asal Amerika Serikat yang mengikuti kompetisi makan makanan pedas. Ia nekad menyantap burger dengan banyak taburan cabai bhut jolokia, yaitu salah satu cabai terpedas di dunia. Indeks pedas cabai yang disebut juga ghost peppers ini mencapai dua kali lipat cabai rawit. Akibatnya, dinding esofagus pria ini pecah dan membentuk lubang berdiameter 2,5 cm di tenggorokannya. Dia pun dirawat di rumah sakit selama 23 hari dan harus bernafas serta makan melalui selang untuk sementara waktu.

  • Sebanyak 40 siswa SMP masuk rumah sakit akibat melakukan "food challenge".

Cabai setan bhut jolokia kembali memakan korban. Kali ini adalah anak-anak SMP yang melakukan "challenge" makan cabai terpedas di dunia. Anak zaman sekarang memang punya rasa penasaran tinggi untuk mencoba hal baru, tapi seringkali mereka tak berpikir panjang soal akibatnya. Setelah melakukan tantangan tersebut, sekitar 40 siswa SMP Miltion Union dilarikan ke rumah sakit. Mereka mulai memperlihatkan gejala seperti timbulnya noda pada kulit, bengkak, mata berair, dan perasaan tak nyaman.

  • Chef sakit setelah makan sambal buatannya sendiri

Pepatah "senjata makan tuan" nampaknya terjadi kepada Arif Ali, salah satu chef di "Jimmy's World Grill and Bar".  Ia pingsan dan dilarikan ke rumah sakit setelah mencoba menu baru racikannya sendiri. Awalnya, Ali menyiapkan menu tersebut untuk mengikuti salah satu lomba memasak. Ia pun melakukan food testing terhadap olahan sayap ayam berbumbu cabai "dragon jolokia".  Sayang, setelah mencoba beberapa potong ayam ia mulai bernafas tak beraturan dan pingsan. Akhirnya menu tersebut tak pernah diluncurkan dan saus mematikan itu tetap disimpan. sumber

Menurut riset yang telah saya dapatkan 60,5% (persen) wanita menyukai makanan  pedas lalu 39,5% (persen) laki-laki yang menyukai makanan pedas selain itu ada beberapa usia yang menyukai makanan pedas yaitu usia 17-20 tahun itu menyukai makanan pedas, 21-25 tahun menyukai makanan pedas dan 26-30 tahun menyukai makanan pedas.

Lalu saya mengajukan pertanyaan yang pertama yaitu apakah kamu menyukai makanan pedas? Hasil riset menjawab 51,2% (persen) menyukai makanan pedas, 37,2% sangat suka dengan makanan pedas dan 11,6% (persen) tidak menyukai makanan pedas. Pertanyaan selanjutnya adalah apa sensasi kalian memakan makanan pedas? Hasil riset menjawab 12% (persen) enak, selebihnya menjawab dengan variasi seperti gurih, kepedesan tapi nagih, lidahnya puas, menantang aja, nikmat, sensasinya yang tidak biasa, enak aja dilidah dan menantang.

Pertanyaan selanjutnya ialah apa yang sering kalian rasakan setelah memakan makanan pedas? Hasil riset menjawab 12% (persen) kepedesan, budge tremor pusing, bisa bilang hu ha hi hu, kegerahan, mendesah kepedesan, perutnya panas, 9,3 % (persen) sakit lambung dan lega.

Pertanyan berikutnya adalah apakah makanan pedas menjadi salah satu makanan favorit kalian? Hasil riset menjawab 23% (persen) menjadi makanan favoritnya lalu 20% (persen) menjawab tidak menjadi makanan favoritnya.

Pertanyaan terakhir yang saya tanyakan ialah kenapa kalian menyukai makanan pedas? hasil riset menjawab dengan berbagai macam jawaban seperti: karena sensasinya, karena menambah selera makan, makannya nagih, kalau tidak pedas makan tuh jadi gak enak, karena mantap jiwa dan saya juga tidak suka makanan yang manis manis, karena kalau makan yang tidak pedas menjadi malas makan dan jadi tidak menggugah selera,

karena kalo gapake sambel-sambelan hambar rasanya, rasanya yang unik, karena makanan pedas ada menantang dan ada rasa asinnya juga oleh karena itu saya suka pedas, karena lebih enak aja kalo pedes ditambah dari kecil udah dikasih makan pedes jadi udah kebiasaan, no pedas no endes, gak suka makan pedas, cos if gives differentrsensations,

bawaan keluarga sering masak pedas, soalnya nambah citra rasa makanan gitu deh, karena kalau makan pedes berasa kenyang lebih lama dan karena bikin rasa ga biasa-biasa aja.

Harapan saya dalam menulis artikel ini untuk meningkatkan 10% (sepuluh persen)  kesadaran dari setiap orangnya yang suka mengonsumsi makanan pedas. Melalui artikel ini agar semua orang yang mengonsumsi makanan pedas lebih peduli dengan dampak buruknya agar tidak mudah terpengaruh dengan iklan yang mengundang kita untuk mencobanya atau untuk mencari sensasi dari rasa pedasnya.

Lalu selain itu, harapan saya untuk artikel ini sangat berpengaruh pada kesehatan semua orang karena dapat memberikan informasi yang sangat penting untuk mengubah pola pikir semua orang agar tidak terus-menerus memakan makanan pedas dan tidak untuk tergiur mencoba sensasi dari rasa pedas setiap makanannya.

Memotivasi agar semua orang bisa lebih memilih makan makanan yang sehat dengan mengurangi porsi makanan pedas. Walaupun tidak bisa sekaligus mengurangi tetapi harapan saya semua orang yang mengonsumsi makanan pedas dapat bertahap perlahan-lahan menguranginya sedikit demi sedikit yang nantinya akan terbiasa memakan makanan yang sehat tanpa ada rasa pedasnya.

 

Ditulis oleh Putri Anisah

Mahasiswi London School of Public Relations Semester 3

Apa Reaksi Kamu?