Dampak Ganja dan Bahayanya bagi Kesehatan Tubuh
ilustrasi

Dampak Ganja dan Bahayanya bagi Kesehatan Tubuh

Minggu, 14 Jun 2020 | 06:38 | Rusmanto

6. Menurunkan Kekebalan Tubuh

Merokok daun ganja dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh karena kandungan zat THC. Penelitian yang melibatkan hewan menunjukkan bahwa THC dapat merusak sistem kekebalan tubuh, membuat pengguna ganja lebih rentan terhadap berbagai jenis kanker dan infeksi tertentu.

Meski begitu, penelitian terkait ganja dan sistem imun masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memahami efeknya.

7. Berisiko Kanker Testis

Penelitian di tahun 2015 dan meta-analisis dari tiga penelitian sebelumnya menemukan bahwa penggunaan pohon ganja yang sering atau jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker testis.

Meskipun tidak ada bukti yang menunjukkan hubungan antara menggunakan ganja dan peningkatan risiko untuk sebagian besar kanker, National Academies of Sciences menemukan beberapa bukti yang menunjukkan peningkatan risiko untuk subtipe seminoma kanker testis yang tumbuh lambat.

8. Masalah Kehamilan dan Menyusui

Ibu yang merokok daun ganja saat hamil memiliki risiko lebih tinggi melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Bayi yang terpapar ganja di dalam rahim juga memiliki peningkatan risiko prematur dan kecacatan pada janin dalam kandungan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa jumlah kadar zat THC diekskresikan ke dalam ASI yang dapat menghambat pertumbuhan bayi dan memengaruhi perkembangan otak.

9. Mengganggu Kesehatan Mental

Mengonsumsi ganja sering kali membuat penggunanya merasa cemas, takut, atau panik. Menggunakan ganja juga dapat meningkatkan risiko mengalami depresi klinis atau memperburuk gejala gangguan mental yang sudah diderita.

Sedangkan penggunaan ganja dalam jumlah banyak bisa membuat seseorang paranoid atau kehilangan kontak dengan kenyataan sehingga merasakan halusinasi.

10. Kecanduan

Bahaya ganja selanjutnya menyebabkan penggunanya kecanduan karena di dalamnya memiliki kadar bahan adiktif. Lebih berbahaya lagi, pengguna ganja akan ketagihan mengonsumsi marijuana ini hingga menjadi ketergantungan. Dampak buruknya menimbulkan berbagai efek negatif dan bahkan overdosis.

Penggunaan ganja yang sering dapat menyebabkan perkembangan gangguan penggunaan narkoba, penyakit medis di mana seseorang tidak dapat berhenti menggunakannya meskipun telah menyebabkan masalah kesehatan dan sosial di kehidupannya.

Kebanyakan pengguna ganja dalam jangka panjang dan mencoba berhenti melaporkan mengalami gejala ringan yang menyebabkan sulit untuk berhenti, di antaranya merasa kesal, kesulitan tidur, tidak nafsu makan, gelisah, dan mengidam.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...