Dampak Keseringan Membunyikan Sendi Jari-Jari

Dampak Keseringan Membunyikan Sendi Jari-Jari

image0

WinNetNews.com – Semua orang dirasa pernah membunyikan persendian tubuhnya. Terutama bagian jari tangan. Ketika kita merasa pegal, pasti kita mencoba membunyika persendian itu. Namun apakah itu berbahaya ? Melansir laman okezone, berikut ulasannya.

Mengapa Jari Dapat Menimbulkan Bunyi Saat Diregangkan?

Penyebab terjadinya bunyi dan perasaan lega setelah menggertakkan jari masih belum diketahui secara pasti. Ada yang menyatakan bahwa proses ini disebabkan karena tekanan negatif pada sendi dan menyebabkan penghisapan gas nitrogen.

Berdasarkan data kesehatan yang tersedia, sampai sekarang belum dijumpai bahaya jangka panjang dari menggertakkan jari. Namun perlu diingat bahwa menggertakkan jari juga tidaklah mendatangkan keuntungan. Walau bahaya jangka panjang dari kebiasaan ini masih belum terdokumentasi, namun terdapat beberapa keadaan di mana seorang melukai dirinya dengan melakukan gertakan jari.

Menurut ulasan dr. Alvin Nursalim, membunyikan sendi jari bisa menyebabkan peregangan berlebihan dari ligamen, dan ada juga yang sampai mengalami robekan pada ligamen jari jempol. Bahaya lain yang ddiduga berkaitan dengan menggertakkan tangan adalah terjadinya arthritis atau peradangan sendi. Apakah benar demikian?

Berdasarkan beberapa penelitian kecil yang dilakukan, belum ditemukan hubungan yang kuat antara menggertakkan tangan dengan kejadian arthritis. Walaupun menggertakaan jari jarang menyebabkan cedera sendi yang berbahaya, Anda harus memperhatikan berbagai tanda kelainan sendi yang memerlukan perhatian khusus.

Perhatikan apakah ada rasa nyeri, sendi kaku, atau panas pada sendi. Selain itu, perhatikan apakah terdapat pembengkakan pada sendi. Jika Anda menemukan tanda tersebut, maka kunjungilah dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kebiasaan ini dapat dikurangi dengan berbagai cara, seperti:

• Fokus pada kegiatan positif. Isilah hari Anda dengan kegiatan yang produktif, khususnya yang meggunakan tangan. Dengan demikian maka Anda fokus dengan kegiatan Anda dan mengurangi pikiran untuk menggertakkan tangan.

• Sistem ‘Reward and Punishment’. Jadi cobalah pasang target, misalkan tidak menggertakkan jari selama 24 jam. Jika target tersebut tercapai, maka Anda dapat mendapatkan hadiah tertentu. Sebaliknya, jika target ini dilanggar, berikan hukuman terhadap diri Anda.

• Cari sumber kecemasan. Kebiasaan ini juga berkaitan dengan kecemasan. Jadi carilah sumber kecemasan Anda dan carilah solusi terhadap cemas yang Anda rasakan.