Dampak Melemahnya Ekonomi China Terhadap RI

Rusmanto
Rabu, 12 Agustus 2015 11:03 WIB
Oleh Rusmanto pada Rabu, 12 Agustus 2015 11:03 WIB
Image Dampak Melemahnya Ekonomi China Terhadap RI

Perekonomian China saat ini kurang bergairah karena adanya perlambatan pertumbuhan. Meski level pertumbuhan ekonomi China mencapai 7 persen pada kuartal II 2015, namun angka ini dinilai rendah karena di tahun-tahun sebelumnya China bisa mencetak pertumbuhan ekonomi dua digit.

Pemerintah China berbenah dengan kebijakan memangkas suku bunga dan mendorong ekspor melalui pelemahan mata uang Yuan yang sengaja dilakukan. Langkah devaluasi ini dengan melebarkan rentang mata uang (currency band) 1,9 persen.

Menurut Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza Adityaswara, pelemahan ekonomi China terus menurunkan harga komoditas sehingga Indonesia ikut terkena dampak signifikan.

"Ekonomi Indonesia juga melemah. Dan yang paling terpukul adalah Kalimantan dan Sumatera yang masing-masing hanya mencetak pertumbuhan ekonomi daerah 1,5 persen dan 2,8 persen," terang dia.

Kalimantan dan Sumatera merupakan wilayah yang mengandalkan ekspor komoditas sebagai sumber atau tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah. Sementara realisasi PDB di Pulau lainnya, seperti Jawa bertumbuh 5 persen, Sulawesi 7 sampai 8 persen dan Bali 6 persen. (jk)

Cara Memakai Tas yang Tepat Agar Tidak Mencederai Tubuh
Dituduh Kuasai Pasar OS, Google Didenda di Eropa

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.