Dampak Negatif Merokok untuk Kesehatan Penis
ilustrasi

Dampak Negatif Merokok untuk Kesehatan Penis

Sabtu, 26 Okt 2019 | 07:29 | Rusmanto

Winnetnews.com -  Semua orang sudah tahu kalau rokok memiliki dampak negatif untuk kesehatan pria. Namun, tidak ada yang menjelaskan secara terperinci apa saja efek negatif itu khususnya yang berhubungan dengan kesehatan penis yang merupakan salah satu organ paling penting untuk reproduksi dan seks pria.

Pengaruh Buruk Rokok pada Pria

Kalau Anda merokok setiap hari secara rutin, kemungkinan terjadi gangguan pada penis akan semakin besar. Gangguan ini bisa terjadi karena ada radikal bebas dan racun yang ikut masuk ke dalam tubuh dan ikut mengalir bersama darah ke seluruh tubuh termasuk penis dan testis. Berikut efek negatif dari rokok untuk kesehatan penis selengkapnya.

1. Memengaruhi Ukuran Penis

Disadari atau tidak, pria yang aktif merokok akan mengalami penurunan ukuran penis perlahan-lahan. Penis akan mengerut dengan sendirinya berdasarkan beberapa penelitian. Anda yang memiliki penis dengan ukuran panjang mungkin tidak akan terlalu berpengaruh. Namun, mereka yang hanya memiliki penis rata-rata akan terganggu.

Kondisi ini akan memengaruhi fungsi seksual dari pria. Penis yang kecil akan susah sekali melakukan penetrasi dalam. Belum lagi, kalau pria memiliki tubuh obesitas. Ukuran penis akan semakin mengecil dan menyebabkan gangguan yang cukup besar saat melakukan gaya seks tertentu.

Kalau Anda tidak mau mengalami penurunan ukuran dari penis, ada baiknya untuk menghentikan rokok saat ini juga. Lakukan dengan perlahan-lahan agar berhasil. Jangan mendadak berhenti merokok karena bisa memicu ketagihan dan akhirnya Anda malah gagal melakukannya.

2. Kualitas Sperma yang Dimiliki Pria Menurun

Pria yang merokok akan mengalami keracunan meski tidak dirasakan dan efeknya akan muncul di kemudian hari. Racun dari rokok akan menyebabkan gangguan pada jumlah sperma dan kualitasnya. Saat pria merokok, racun akan ikut masuk ke testis yang merupakan tempat diproduksinya sperma.

Kalau tempat diproduksinya sperma mengalami gangguan, jumlah sperma yang dihasilkan akan mengalami penurunan. Selain itu, ada kemungkinan sperma yang dihasilkan akan cacat baik dari segi bentuk atau susunan DNA. Kalau sperma jenis ini masuk ke tubuh, pembuahan akan susah terjadi karena ditolak oleh mucus atau cairan yang melindungi serviks.

Hentikan kebiasaan merokok saat ini juga dengan mengurangi jumlah konsumsi setiap harinya. Kalau dalam sehari bisa habis 10 batang rokok, ada baiknya untuk mengurangi jumlah itu. Selanjutnya, berhentilah perlahan-lahan sampai akhirnya tidak merokok lagi.

Perbanyak mengonsumsi makanan yang bisa menaikkan jumlah sperma dan juga kualitasnya. Dengan melakukan ini sperma yang dihasilkan oleh pria akan mulai membaik dari segi kualitas hingga jumlah. Kalau sudah membaik, kemungkinan terjadi pembuahan akan sangat besar.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...