Skip to main content

Gara-gara Patah Hati, Efeknya Berat Badan Turun Hingga Meninggal Dunia

Patah hati bisa sebabkan kematian. Foto: Istimewa
Patah hati bisa sebabkan kematian. Foto: Istimewa

WinNetNews.com - Dampak yang muncul saat patah hati paling teramati pada kejiwaan. Tapi jangan salah, penurunan berat badan dan bahkan kematian juga bisa dipicu oleh rasa sedih karena kehilangan sesuatu.

Seperti yang terjadi di akhir tahun 2016, seorang perempuan sukses menurunkan bobot hingga 46 kg hanya dalam 3 tahun. Rasa kecewa terhadap pasangannya yang berselingkuh membakar motivasinya untuk hidup lebih sehat melalui program penurunan berat badan.

image0

Dikutip dari Daily Mail, Seorang wanita bernama Besty Ayala mengaku berat badannya menusut 46 Kg ketika dikhianati oleh suami. sejak saat itu Betsy mulai rutin berolahraga. Bersama dengan adiknya, Betsy rutin menari dan melakukan zumba tiga hari seminggu.

Betsy mengaku selalu menangis setiap selesai berlatih. Namun, demi menjadi Betsy yang lebih baik dan bisa jadi ibu yang membanggakan bagi putrinya, Betsy mampu menjaga tekadnya. Usaha Betsy berhasil, sejak menjalani program penurunan berat badan di tahun 2013, kini berat badannya menjadi 72 kg, turun 46 kg dari bobot sebelumnya.

Sejak kecil Betsy sudah bergulat dengan obesitas. Selama di sekolah ia kerap dibully dan jarang melakukan aktivitas fisik karena tubuhnya yang terlampau gemuk. Nah, obesitas Betsy bertambah parah karena ia mengalami gangguan kecemasan.

"Saya selalu menganggap makanan adalah obat bagi diri saya agar tidak cemas. Tapi ternyata, makanan justru bisa jadi sumber kecemasan saya dan terbentuklah lingkaran setan," tutur Betsy yang sudah bercerai ini, dikutip dari The Sun.

Saat ini, Betsy bangga dirinya bisa melakukan perubahan. Apa yang dilakukan sang mantan suami pun dianggap Betsy bisa membawa hikmah baginya. Walaupun, Betsy menekankan hal itu tak mudah ia hadapi saat pertama kali.

"Kecurangan suami saya menjadi berkah tersendiri untuk saya. Meski itu menyakitkan tapi ini membantu saya membuat awal kehidupan saya yang baru," tutur Betsy.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Top