Dana asing mulai keluar dari Indonesia

Rusmanto
Senin, 03 Agustus 2015 09:40 WIB
Oleh Rusmanto pada Senin, 03 Agustus 2015 09:40 WIB
Image Dana asing mulai keluar dari Indonesia

Investor sepertinya semakin realistis. Ini tampak dari aliran dana asing yang mengecil di pasar saham. Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), asing hanya mencatat pembelian bersih Rp 3,87 triliun sejak awal tahun hingga akhir Juli. Padahal, tujuh bulan pertama 2014, pembelian bersih asing mencapai Rp 57,2 triliun.

Awal tahun 2015, dana panas deras masuk ke pasar saham dan obligasi Indonesia. Setelah menyesap keuntungan dan melihat tanda-tanda pelambatan ekonomi, asing angkat koper dari pasar Indonesia.

"Ini juga yang bikin rupiah melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Mereka menjual saham dan obligasi lalu menukar ke dollar AS," ujar seorang tresuri Bank Eropa di Singapura kepada KONTAN, akhir pekan lalu.

Reza Priyambada, Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, menambahkan, pemerintah harus segera mengeksekusi dan memperbesar porsi anggaran pembangunan. Pasar saham Indonesia sebenarnya masih menarik. "Dengan catatan kondisi makro dan pasar modal juga mendukung," imbuh Reza.

Analis Investa Saran Mandiri Hans Kwee melihat, ada ekspektasi kenaikan suku bunga AS mundur dari September ke Desember. Akibatnya, dana asing masuk Rp 341 miliar pada Jumat (31/7). November nanti atau menjelang kenaikan suku bunga, asing akan banyak melepas saham di Indonesia. Pasalnya, sebagian dana asing berupa pinjaman bunga rendah.

Dengan kenaikan suku bunga AS, pemodal asing akan menghitung kembali investasi mereka. Hans memprediksi, tahun depan asing akan mencatatkan inflow dengan nilai seperti tahun 2009-2011. Ada pernyataan investor AS, kinerja korporasi bagus karena bunga rendah.

Jika suku bunga tinggi, kinerja korporasi akan turun. Maka, asing masuk ke negara berkembang. Hans menyarankan investor domestik melakukan akumulasi. Menurutnya, ini periode penurunan saham besar. Jika proyek infrastruktur berjalan baik, Hans memprediksi, IHSG di 5.600. Satrio memperkirakan, IHSG di 4.500-5,650 di akhir tahun. (jk)

Cara Memakai Tas yang Tepat Agar Tidak Mencederai Tubuh
Kisah Mrapen, Tempat Asal Api Abadi Asian Games

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.