Dari Kerajaan Ubur-Ubur Sampai Keraton Agung Sejagat, Benarkah Merupakan Gangguan Jiwa?
Keraton Agung Sejagat (foto: Regional Kompas)

Dari Kerajaan Ubur-Ubur Sampai Keraton Agung Sejagat, Benarkah Merupakan Gangguan Jiwa?

Minggu, 19 Jan 2020 | 13:50 | Amalia Purnama Sari
Winnetnews.com - Baru-baru ini dunia maya tengah dihebohkan dengan munculnya Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah. Beberapa video dan foto yang beredar di media sosial menunjukkan iring-iringan dua pasangan yang diduga suami-istri sebagai raja dan ratu Keraton Agung Sejagat. Kedua sosok raja dan ratu tersebut adalah Toto Santoso dan Fanni Amnadia.

Banyak netizen yang bersepkulasi jika kedua pasangan ini mengidap gangguan mental. Psikolog Nuzulia Rahma Tristinarum dari Motherhope Indonesia menjelaskan bahwa sebenarnya ada alasan mengapa seseorang berminat untuk mendirikan sekte atau kerajaan baru. Bukan sekadar masalah jiwa, motif ini bisa juga ditenggarai oleh faktor ekonomi.

“Kemungkinan orang tersebut mengalami gangguan mental yang biasa disebut psikosi, atau karena memang ada kepentingan tertentu. Biasanya dilakukan karena ada motif untuk mendapat uang atau popularitas secara instan,” kata Nuzulia, dilansir dari Detik Health, Minggu (19/01).

Kerajaan baru seperti Keraton Agung Sejagat memang sering terjadi di Indonesia. Tak sedikit juga masyarakat yang terpincut dan kemudian bergabung dalam aliran sekte atau menjadi pengikut kerajaan abal-abal tersebut.

image0
Kerajaan ubur-ubur di Serang, Banten (foto: Intisari Online)

Sebelumnya, pada tahun 2018, sempat muncul juga Kerajaan Ubur-Ubur di Serang yang dipimpin oleh seorang ratu bernama Aisyah Tusalamah. Tiga dokter dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Soeharto Heerdjan, Grogol, menyebut jika Aisyah memang punya gangguan jiwa tingkat berat.

“Selama 21 hari observasi di Grogol, disimpulkan bahwa terperiksa mengalami gangguan jiwa kelas berat, psikosis, tidak mampu bertanggung jawab atas perbuatannya,” kata Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin yang saat itu mengumumkan hasil pemeriksaan Aisyah.

Saat ini, baik raja dan ratu Keraton Agung Sejagat sudah diamankan pihak kepolisian. Keduanya resmi ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan penipuan ke banyak pihak dan membuat kegaduhan dalam masyarakat.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...