Dari Sumenep ke Sapeken, Perahu Manten Ditemukan Usai Hilang Kontak Lima Hari
Foto: Suarajatim.com

Dari Sumenep ke Sapeken, Perahu Manten Ditemukan Usai Hilang Kontak Lima Hari

Senin, 24 Feb 2020 | 10:00 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Hilang kontak sejak Selasa (18/2/2020), sebuah perahu pengangkut rombongan pengantin dengan nama lambung ‘Surgaku’ asal Desa Tanjung Kiaok, Kecamatan Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur (Jatim) akhirnya ditemukan usai terdampar di sebuah pulau terpencil di Pulau Satanger, Sulawesi Selatan, Minggu (23/2/2020).

“Alhamdulillah, sembilan penumpang perahu termasuk nakhodanya ditemukan dalam kondisi selamat dan sehat,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, sebagaimana dilansir Beritajatim.com, Minggu (23/2/2020).

Dikabarkan, perahu berangkat dari pulau Sailus (masuk wilayah Sulawesi), menuju Pulau Sapeken, tepatnya Desa Tanjung Kiaok. Setelah menempuh perjalanan laut beberapa jam, perahu hilang kontak.

Tim SAR langsung melakukan upaya pencarian perahu tersebut. Bahkan tim Basarnas Bali sudah menyisir dari Sulawesi sampai ke Sapeken.

“Tim Basarnas saat itu belum menemukan keberadaan perahu dan penumpangnya. Kapal Basarnas untuk sementara sandar di pelabuhan Sapeken, sambil menunggu perkembangan. Alhamdulillah, sekarang perahu dan penumpangnya sudah diketemukan semua,” ujar Widiarti.

Kabar keberadaan perahu rombongan pengantin itu pertama kali diketahui dari percakapan radio komunikasi milik warga. Menurut penuturan nahkoda perahu, Jamik, perahu mengalami kerusakan mesin dan mati. Akibatnya perahu terombang-ambing terbawa arus hingga terdampar di Pulau Sitangger, Sulawesi Selatan.

Informasinya, pada Senin (24/2/2020) pagi, sembilan penumpang Perahu ‘Surgaku’ itu akan dijemput menggunakan kapal milik warga, dari Desa Tanjung Kiaok, Pulau Sapeken, Sumenep.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...