Darma Kurung, Lampion Unik Asal Gresik

Fellyanda Suci Agiesta
Fellyanda Suci Agiesta

Darma Kurung, Lampion Unik Asal Gresik
WinNetNews.com - Kota Gresik ternyata memiliki kegiatan khas saat bulan Ramadhan. Ya tentu saja, Kota Gresik juga terkenal dengan sebutan Kota Santri.

Namanya tradisi Damar Kurung. Tradisi yang hampir dilupakan oleh masyarakat Gresik ini ternyata memiliki dua sejarah asal usul, ada yang bilang kalau Tradisi Damar Kurung berasal dari jaman Belanda dan ada pula yang bilang bahwa Damar Kurung sudah ada sejak zaman Hindu – Budha.

Damar Kurung atai lampu yang dikurung dengan lukisan ini biasanya muncul saat malam Laitatul Qadar pada Bulan Ramadhan. Masyarakat biasa membuat lampion atau lentera yang dilapisi kertas bergambar dua dimensi. Sekilas memang mirip pesta lampion yang ada di luar negeri.

Jika kamu sedang berkunjung ke Gresik dan sedang beruntung, kamu akan melihat damar kurung yang digantung bersama lampu penerang jalan. Biasanya damar kurung diletakkan di Alun – alun yang menjadi pusat kegiatan warga Gresik.

Tidak semua masyarakat pandai membuat lukisan untuk Damar Kurung ini. karena lukisan yang dibuat berupa dua dimensi dan mengandung unsur cerita. Semua cerita dapat ditumpahkan dalam bentuk lukisan, seperti lukisan kegiatan pasar, tradisi Ramadhan, atau gambar-gambar yang menceritakan tentang kota Gresik.

Memang tradisi yang menyerupai lampion ini seperti lampion yang berada di Jepang. Terkadang masyarakat Jepang menggantungkan lampion di kuil - kuil. 

Pemerintah setempat juga sering mengadakan Tradisi Damar Kurung, supaya masyarakat bisa terus mengingat betapa uniknya tradisi yang hanya ada satu di Kota Gresik ini.

 

Apa Reaksi Kamu?