(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daya Tahan Tubuh Melemah ? Inilah Tanda - Tandanya

Nadia Chevina
Nadia Chevina

Daya Tahan Tubuh Melemah ? Inilah Tanda - Tandanya

WinNetNews.com – Ukuran orang dewasajika mengalami sakit dalam setahun yaitu sekitar satu atau dua kali. Jika lebih dari itu, daya tahan tubuh Anda sudah melemah. Melansir laman kompas, bagaimanakah mengetahui ketika daya tahan tubuh mulai melemah? Let’s check it out..

Timbangan naik terus.

Satu penelitian yang melibatkan pasien-pasien flu babi menyebutkan, bahwa para penderitanya memiliki ciri khas yang sama, yaitu indeks massa tubuhnya lebih dari 40. Kelebihan berat badan dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, peradangan, dan mengganggu kemampuan tubuh melawan infeksi.

Rongga hidung terlalu kering.

Rongga hidung tersumbat lendir atau pilek dan rongga hidung terlalu kering, sama tidak baiknya. Lendir di dalam hidung berguna untuk membantu "menjebak" dan membersihkan virus yang masuk. Tak adanya lendir di dalam hidung, sama artinya memberi jalan masuk bagi kuman untuk menyerang pertahanan tubuh tanpa ada perlawanan.

Air seni keruh.

Itu adalah tanda Anda kurang minum. Tubuh membutuhkan cukup air putih untuk mengeluarkan racun. Kebutuhan minum setiap orang berbeda-beda, tergantung dari kondisi tubuh dan aktivitas masing-masing. Cara mengetahui apakah sudah cukup minum atau belum adalah dengan melihat warna urin. Urin yang baik adalah yang berwarna jernih atau kuning muda jernih.

Uring-uringan.

Bukan kebetulan kalau Anda terserang virus influenza kala pekerjaan di kantor sedang menumpuk. American Psychological Association melaporkan, stres yang sering ditandai dengan uring-uringan, dalam jangka panjang dapat melemahkan respon kekebalan tubuh. Jika stres saat sedang flu, bisa dipastikan gejala yang akan dialami pasti akan lebih buruk lagi.

Ketika daya tahan tubuh sedang lemah, sangat penting bagi Anda makan makanan bergizi dan cukup istirahat. Olahraga dengan intensitas moderat setiap hari juga dapat mendongkrak sistem kekebalan tubuh sehingga penyakit tidak mudah menyerang.

Kelebihan ‘si manis’.

Studi yang dimuat di American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan, lima jam setelah kita mengonsumsi 100 gram gula, kemampuan sel darah putih melawan kuman akan turun drastis. Seratus gram gula sama dengan tiga kaleng minuman bersoda ukuran sedang.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});