(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Debat Cagub DKI 2, Djarot: Tunjangan Tinggi Bisa Memacu Aparat Sipil Bekerja Optimal Tanpa Harus Korupsi

Ahmad Mashudin
Ahmad Mashudin

Debat Cagub DKI 2, Djarot: Tunjangan Tinggi Bisa Memacu Aparat Sipil Bekerja Optimal Tanpa Harus Korupsi Ahok-Djarot debat ke dua /foto: istimewa

WinNetNews.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat menyebut tingginya tunjangan kinerja daerah (TKD) berhubungan langsung dengan pelayanan publik. Tunjangan tinggi bisa memacu para aparat sipil negara (ASN) bekerja optimal, tanpa harus korupsi.

"Kami akan memastikan bahwa mereka bekerja maksimal untuk melayani warga Jakarta dengan hati. Oleh sebab itu diperlukan ukuran-ukuran yang jelas salah satu indikator kinerja," ujar Djarot dalam debat ronde kedua cagub-cawagub DKI bertemakan 'Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik dan Penataan Kawasan Perkotaan' di Hotel Bidakara, Jl. Jend. Gatot Subroto, Pancoran, Jaksel, Jumat (27/1/2017).

Kinerja optimal dari para pegawai Pemprov DKI otomatis akan meningkatkan nilai tunjangan kinerja. Saat ini di Pemprov DKI tercatat total ada 135.222 PNS dan non PNS yang mengisi 5.046 jabatan.

"Dengan begitu ada kompetensi dari mereka untuk mencapai tunjangan kinerja maksimal mereka tidak perlu lagi korupsi sehingga pelayanan yang diterima warga Jakarta bebas pungli," tegas Djarot.

"Ukuran jelas, bisa mengeluarkan KJP tepat sasaran, dinas tata air membuat badan sungai yang bersih dan indah, dinas taman. Kami memuaskan warga Jakarta untuk melayani," imbuhnya.

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});