Debat Panas Ratna Sarumpaet VS Arteria Dahlan Soal Jokowi
Sumber foto : Istimewa

Debat Panas Ratna Sarumpaet VS Arteria Dahlan Soal Jokowi

Jumat, 13 Apr 2018 | 04:30 | Oky

Winnetnews.com - Aktivis sekaligus seniman Ratna Sarumpaet dihadapkan dengan Anggota Komisi III dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan dalam program acara Dua Sisi yang ditayangkan oleh stasiun televisi swasta.

Program ini mengambil topik 'Tagar: Jokowi 2 Periode Vs 2019 Ganti Presiden'.
Arteria Dahlan yang notabene seorang politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyampaikan kelebihan Jokowi dalam memimpin Indonesia.

"Apa kita nggak bersyukur punya Presiden Jokowi? orangnya sederhana nggak banyak mau. Kerja, kerja, dan kerja. Saya nggak mau melawan lupa dan nggak mau menyinggung sebenarnya. Kemaren kita ribut perihal Pilkada DKI dengan berbagai teori. Tapi apa yang terjadi selama ini, apakah Jakarta lebih baik?", ujar Arteria Dahlan.

Arteria juga membanding-bandingkan keadaan Jakarta dengan 100 hari Jokowi-Ahok. Dirinya juga mengritik masalah diksi tagar #2019GantiPresiden.

"Begitu kita bicara ganti, ada apa dengan presiden kita? jelasin dong. Bangunlah kesejukan, bangunlah optimism, bangunlah kalimat-kalimat pemersatu, jangan yang memecah belah, jangan yang pesimis seperti itu", ujar Arteria menambahkan.

Saat ditanya bagaimana perihal tagar Jokowi 2 Periode, menurut Arteria Dahlan hal itu sah-sah saja.

Menanggapi jawaban Arteria Dahlan, Ratna Sarumpaet mengatakan jika hal tersebut adalah curang.

"Itu kan selalu dibilang gak etis, nah Pak Jokowi mulai dari saat memerintah dia tidak berhenti berkampanye, apa itu etis?", tanya Ratna.

Ratna memperjelas kalimatnya dengan contoh Jokowi saat bagi-bagi sertifikat.

"Itu kalau seluruh Rakyat Indonesia dibagi rata satu persatu itu aku setuju. Membagi sertifikat dengan total 126 juta bidang tanah hingga 2023 itu tetap tidak akan mungkin kamu bisa memastikan itu menyentuh semua orang", ujar Ratna.

Tak terima dengan tudingan Ratna, Arteria Dahlan mengatakan,"Kita pastikan agar Komisi 2 yang memastikan memeriksa itu. Anda ngomong juga harus ada datanya, kebetulan kami sudah ada datanya. Saya di bidang itu. Cabut dulu perkataannya".

"Nggak mau, nggak akan saya cabut. Terus gue nggak boleh mengatakan jika hal itu adalah kampanye. Kalo ada masalah pertanahan, bikin undang-undang tentang agraria untuk menyentuh ke dasar hukumnya. Jangan bagi-bagi. Terus kemarin bagi-bagi sembako saat kunjungan kerja itu apa?", tanya Ratna kembali.

Menanggapi berbagai kritik yang datang dari Ratna Sarumpaet, Arteria meminta dirinya untuk berbicara sesuai data.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...