Demonstran Nekat Lempar Bom Bensin ke Kantor Pemerintahan Hong Kong

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Demonstran Nekat Lempar Bom Bensin ke Kantor Pemerintahan Hong Kong Demonstran anti RUU Ekstradisi Hong Kong melempari bom bensin ke kantor pemerintah. (Foto: The New York Times)

Winnetnews.com - Demonstrasi di Hong Kong kian memanas setelah berbulan-bulan belum juga mereda, sejumlah demonstran melemparkan bom bensin ke beberapa gedung pemerintah setempat, Minggu (15/9/2019).

Meski polisi Hong Kong berjibaku menembakkan meriam air dan gas air mata ke demonstran, namun pertahanan polisi dibuat kocar-kacir oleh lemparan batu bata ke arah polisi di luar pangkalan Tentara Pembebasan Rakyat.

Bahkan satu meriam air terbakar setelah terkena lemparan bom bensin dari demonstran. Aksi kali ini terbilang cukup radikal karena sudah merusak sejumlah kantor pemerintahan.

"Pengunjuk rasa radikal saat ini menduduki Harcourt Road di Admiralty, merusak Kantor Pemerintah Pusat dan berulang kali melemparkan bom bensin ke dalam," kata Polisi dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Channel News Asia.

Dalam laporan Sindonews.com, ribuan pengunjuk rasa yang mengenakan topeng, topi, dan atribut warna hitam untuk mengaburkan identitas mereka, berlari melalui jalan-jalan di pusat kota untuk menghindari penangkapan polisi.

Sejumlah demonstran juga membakar benda-benda di jalanan dan memblokir jalan-jalan di jantung kota.

Pihak berwenang bergerak cepat dengan memadamkan api dan polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa, termasuk di distrik perbelanjaan yang ramai oleh turis di Causeway Bay.

Sebelumnya, kekerasan meletus di distrik Fortress Hill, di sebelah timur Hong Kong, ketika para pria dengan kaus putih, beberapa memegang tongkat, bentrok dengan para aktivis anti-pemerintah.

Apa Reaksi Kamu?