Denda Maksimal Siap Menanti Pelanggar Ganjil Genap

Gunawan Wibisono
Gunawan Wibisono

Denda Maksimal Siap Menanti Pelanggar Ganjil Genap
WinNetNews.com - Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti Yayat Supriatna mengatakan, dalam menerapkan uji coba ganjil genap ini di Jakarta ini, petugas seharusnya melakukannya dengan serius. Salah satunya dengan menerapkan denda maksimal bagi penerobos jalur ganjil genap, layaknya menerobos jalur busway yang diberikan denda sebesar Rp500.000.

Menurut Yayat, Polda Metro Jaya dan Dishub DKI Jakarta harus bersikap serius dengan menerapkan denda maksimal bagi pelanggar kebijakan sitem ganjil genap. Jika ini tak diberlakukan maka masyarakat tak akan mau beralih ke transportasi massal.

Baca Juga: Masih Banyak Pelanggaran, Sistem Uji Coba Ganjil-Genap Akan Dievaluasi

"Petugas jangan tanggung-tanggung, denda setingginya. Bisa tidak kalau dendanya itu maksimum? Kalau dendanya maksimum, seperti menyerobot jalur busway, katakanlah Rp500.000 berani tidak orang? Atau satu juta," ujar Yayat saat dihubungi, Senin, (1/8).

Dengan denda maksimal itu dapat menciutkan nyali pengendara mobil agar tidak melanggar aturan yang sudah diberlakukan. Jika tidak, masyarakat pun tidak akan jera dan tak akan menyadarkan masyarakat dan mendorong menggunakan kendaraan umum.

"Inti penerapan sistem ganjil genap itu membuat masyatakar beralih menggunakan kendaraan umum," pungkasnya. 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});