Dendam Berujung Pembunuhan Akhirnya ke-Gep Juga
Kapolres Bogor, AKBP Dicky saat konfrensi pers kasus pembunuhan/Foto: Zool WNN

Dendam Berujung Pembunuhan Akhirnya ke-Gep Juga

Sabtu, 29 Apr 2017 | 17:23 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Sat Reskrim Polres Bogor, mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di Perumahan Erfina Kencana, Jalan Taman EKV Playground 11, Kecamatan Cibinong. Pengungkapan ini berawal dari ditemukannya jasad seorang pria bernama Mugiono (30), seorang karyawan garmen, di dalam rumahnya yang berada di perumahan Erfina Kencana, Jalan Taman EKV Playground 11, Kecamatan Cibinong.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh keponakannya Wahyu Tanoto pada Jum’at (28/04/2017) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu Wahyu penasaran karena korban tidak keluar rumah seharian dan pintu serta jendela rumah tertutup rapat.

Setelah masuk ke dalam rumah, Wahyu melihat korban dalam keadaan terlentang di kasur ruang depan dan mengalami luka sobek di dahi dengan panjang kurang lebih 10 cm hingga mengeluarkan darah.

Kemudian saksi mengecek kondisi rumah dan mendapati barang korban ada yang hilang antara lain sepeda motor Yamaha Vixion F-2290-IE dan handphone Samsung J5 warna silver abu-abu. Saksi kemudian melapor ke Polres Bogor.

Sat Reskrim Polres Bogor langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi sekitar rumah korban serta membawa korban ke rumah sakit.

Kapolres Bogor, AKBP Dicky menuturkan, dalam proses penyelidikan diketahui bahwa Mugiono merupakan korban pembunuhan. Pelaku berhasil ditangkap, berinisial ES yang merupakan bekas karyawan di mana tempat korban bekerja.

AKBP Dicky menjelaskan, dikutip dari keterangan resmi, sebelum dibunuh, korban dan pelaku janjian bertemu di rumah korban. Kemudian saat korban istirahat, pelaku memukulkan linggis yang telah dipersiapkan ke arah korban.

“Motif pembunuhan diduga pelaku sakit hati dan balas dendam terhadap korban karena pernah dituduh mencuri di tempat kerja keduanya. Atas perbuatannya pelaku dapat dijerat dengan pasal berlapis, tapi kita masih akan terus melakukan penyidikan lanjut dan gelar perkara untuk pasal yang dikenakan,” ujarnya, Sabtu (29/04/2017).

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...