Desa Islam Turtuk, Permata Tersembunyi yang Terpisah dari Negaranya

Sofia Citradewi
Sofia Citradewi

Desa Islam Turtuk, Permata Tersembunyi yang Terpisah dari Negaranya BBC

Winnetnews.com - Desa Turtuk adalah bagian dari Pakistan hingga tahun 1971. Saat perang perbatasan, tentara India menduduki desa itu dan tidak pernah mengembalikannya lagi.

Sejarah yang kacau

Turtuk sangat sulit untuk dicapai. Dusun kecil itu terletak di ujung Lembah Nubra Ladakh, nun jauh di India utara, dikepung oleh Sungai Shyok dan puncak-puncak tinggi pegunungan Karakoram.

Hanya ada satu jalan masuk dan keluar lembah yang dikelilingi bukit batu itu: jalur bergelombang yang melintasi lintasan tinggi menuju Leh.

Namun yang lebih menarik daripada pemandangannya adalah sejarah Turtuk yang agak rumit, sebagai desa yang kehilangan negaranya.

Wheelstreet

Desa Balti India

Pada umumnya, warga Ladakh adalah Ladakhi Tibet yang beragama Buddha. Namun Turtuk dihuni kelompok etnis Baltis, keturunan Tibet yang sebagian besar tinggal di wilayah Skardu, Pakistan.

Penduduk Turtuk adalah Muslim Noorbakshia, sekte Sufi Islam yang berbicara bahasa Balti dan mengenakan shalwar kameez. Daripada dengan India, mereka punya lebih banyak kesamaan dengan saudara mereka di Baltistan di dalam perbatasan Pakistan, 6 km di ujung jalan.

Faktanya, Turtuk adalah bagian dari Pakistan hingga 1971. Saat itu tentara India menduduki desa dalam perang perbatasan yang terjadi di sepanjang Garis Kontrol, garis sengketa yang melintasi beberapa gunung tertinggi dan bentang alam paling keras di planet ini.

Dave Stamboulis

Apa Reaksi Kamu?