Desak Polisi Tangkap Budi Djarot, Ratusan Orang Gelar Unjuk Rasa
Foto: Republika

Desak Polisi Tangkap Budi Djarot, Ratusan Orang Gelar Unjuk Rasa

Kamis, 6 Agt 2020 | 11:50 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com - Ratusan orang berunjung rasa di sekitar Taman Masjid Agung Kota Tasikmalaya pada Rabu (5/8). Kelompok yang tergabung dalam Masyarakat Muslim Tasikmalaya itu mendesak polisi untuk menangkap Budi Djarot.

Selain itu, massa juga menyuarakan dua tuntutan lain yakni, pembatalan RUU HIP serta memenjarakan Denny Siregar.

Koordinator aksi tersebut, Wawan Rustiawan mengungkapkan unjuk rasa ini merupakan bentuk tindak lanjut berkaitan dengan laporan perusakan poster Habib Rizieq oleh Budi Djarot dan kelompoknya.

Tindakan Budi Djarot itu menurutnya bertentangan dengan moral dan telah melecehkan umat Islam. Budi dinilai menghina Imam Besar FPI, Habib Rizieq saat menggelar aksi demonstrasi  di depan Gedung DPR/MPR pada Senin 27 Juli 2020 lalu.

"Kami mengecam keras apa yang dilakukan Budi Jarot bersama antek anteknya. Tapi kami paham negara kita ini negara hukum, sehingga kasus ini kita percayakan ke aparat kepolisian. Kami harap polisi bertindak cepat, jangan sampai kami yang bertindak sendiri," tegas Wawan.

Massa juga menuarakan penolakan terhadap RUU HIP serta mendesak polisi untuk menuntaskan kasus Denny Siregar yang dianggap menghina santri dan pesantren di Tasikmalaya.

"Kalau aksi ini tidak didengar dan polisi tidak bergerak menangkap Budi Djarot cs dan Denny Siregar, jangan salahkan jika kita umat Islam yang bertindak," kata dia.

Meski melibatkan massa yang banyak, aksi tersebut berjalan kondusif. Dalam aksi yang dimulai pukul 13.00 WIB itu massa melakukan aksi konvoi keliling Kota Tasikmalaya menuju gedung DPRD Kota Tasik guna menyerukan tiga tuntutan tersebut.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...