Dhea Imut Kehilangan Kamera Rp. 229 Juta di Perusahaan Ekspedisi Barang. Kok Bisa?

Dhea Imut Kehilangan Kamera Rp. 229 Juta di  Perusahaan Ekspedisi Barang. Kok Bisa? Foto:Istimewa

WinNetNews.com- Kabar terbaru datang dari mantan artis cilik, Dhea Imut. Dikutip dari berbagai sumber yang ada, Dhea Annisa atau Dhea Imut, sedang  mengalami masalah.  Kamera yang ingin dijual ke seorang teman di Malang, justru raib di tempat jasa pengiriman barang, DHL.

Kejadian ini bermula ketika Dhea berencana menjual kamera Canon C500 miliknya kepada seorang teman di Malang. Melalui sang paman, Diad Ote, Dhe meminta tolong dikirimkan melalui jasa pemngiriman barang, DHL.

"Saat dikirimkan, sudah dibuka lalu direpacking lagi. DHL udah tahu bahwa itu kamera. Setelah itu dikirimkan dengan tujuan dan maksud kepada Bapak Toto atau Suhadi di Malang," jelas kuasa hukum Dhea Imut, Henry Indraguna, Kamis 28 September 2017.

Ibunda Dhea, Masayu Chairani, meminta pertanggungnawaban call center. Akan tetapi, Masayu mengaku dapat perlakuan kurang baik dengan dibilang 'case closed'.

"Saat ditelusuri, katanya barang tersebut ada yang ambil katanya. Siapa yg ambil? Lalu ditunjukkan KTP yang ambil, yang ambil itu namanya Toto Suhadi. Padahal kita tujukan barang itu ke Toto atau Suhadi. Yg anehnya pengakuan DHL, kamera itu diambil atas nama itu. Siapa? Kami nggak kenal. Dugaan kami ada modus. KTP ini kami yakin itu palsu," jelas Henry.

Pihak Dhea Imut mengambil tindakan tegas karena kamera senilai Rp.229 juta yang dititipkannya kepada sebuah perusahaan ekspedisi hilang. Dan memilih jalur hukum.

Jika somasi kedua ini tidak ditanggapi sampai Senin  depan, maka Henry Indraguna akan melaporkan pihak ekspedisi ke Polda Metro Jaya. Tidak hanya itu saja, Henry menyangka pihak ekspedisi melanggar pasal penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

"Kalau perusahaan ekspedisi belum juga hubungi kami, maka kami akan laporkan penggelapan. Diduga penggelapan (melanggar) pasal 372 dan 374 KUHP," tambah Kuasa Hukum, Dhea Imut.