Di Jakarta: Umat Islam Muhammadiyah Rayakan Sholat Idul Adha Dengan Kondusif

Rani
Rani

Di Jakarta: Umat Islam Muhammadiyah Rayakan Sholat Idul Adha Dengan Kondusif

Jakarta, WinGamers - Hari ini umat Islam Muhammadiyah merayakan Hari Raya Idul Adha. Di Jakarta ratusan masyarakat Muhammadiyah Cempaka Putih padati stadion Mini Arcici, Jalan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat. Pelaksanaan ibadah salat berlangsung aman dan lancar. Pelaksanaan sholat mendapat pengamanan dari poslek cempaka putih dan anggota koramil. Iskandar Zulkarnain bertindak sebagai Imam Sholat Idul Adha di stadion Mini Arcici.

Di Tebet

Selain itu, sebagian umat turut muslim melaksanakan Salat Hari Raya Idul Adha 1436 H pada hari ini di lapangan masjid Al Huda Tebet. Panitia menyediakan halaman SMA 5 Muhammadiyah yang lokasinya persis di samping Masjid Al Huda, sebagai tempat parkir. Tak jauh dari situ, terdapat belasan sapi yang nantinya akan disembelih usai pelaksanaan salat Id.

Sekitar lima petugas kepolisian menyebar dan berjaga di tiga pintu masuk ke lapangan ini. Situasi di lapangan Masjid Al Huda dan sekitarnya, kondusif. Salat Id di lapangan Masjid Al Huda yang berada di Jl Tebet Timur Raya no 565 dimulai pukul 06.50 WIB, Rabu (23/9). Faiz Rafdhi, bertindak sebagai Imam sedangkan khotib diemban oleh Ust Mubarok Jaelani.

Namun demikian, pemotongan hewan kurban tetap dilaksanakan pada esok hari. Beberapa jemaah shalat id terlihat ada yang mengenakan batik dan sepatu pantopel. Sebagian dari mereka langsung berangkat ke kantor setelah melakukan shalat Id.

Di Kebayoran Baru

Kemudian ribuan warga di Kebayoran Baru, Jaksel juga menggelar salat Id di Jl Limau hingga ke halaman kampus Uhamka. Sejak pukul 06.00 WIB, Rabu (23/9), warga sudah memenuhi ruas jalan. Petugas polisi berjaga di sekitar lokasi jalan yang ditutup. Ustadz Hazuarli bertindak sebagai imam shalat Id.

Shalat Idul Adha di jl Limau ini berlangsung sampai dengan pukul 07.30. Jemaah terlihat khusyuk mendengarkan nasihat khotib yang berpesan untuk menjaga tenggang rasa dan berbagi dengan orang yang tidak mampu. Salat Id yang digelar oleh pengurus muhammadiyah Jaksel ini berjalan lancar.

Perbedaan dalam merayakan hari raya Idul Adha di Indonesia memang bukan kali ini saja terjadi. Namun, rakyat Indonesia tetap bisa saling menghargai perbedaan tersebut dan tidak melakukan gesekan yang dapat menimbulkan perpecahan di antara umat beragama Islam di Indonesia.

Baca juga artikel: Tenda Jemaah Haji di Arafah Roboh

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});