Di Jambi Pensiunan Polisi ditangkap Sebab Simpan Ribuan Peluru

Di Jambi Pensiunan Polisi ditangkap Sebab Simpan Ribuan Peluru

Minggu, 24 Apr 2016 | 22:21 | Rike
WinNetNews.com - Ribuan butir peluru aktif berbagai jenis senjata api organik ditemukan di rumah pensiunan polisi, di kawasan Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Wakapolresta Jambi, AKBP Yudha Prabudi, menyebutkan total peluru berbagai jenis ditemukan sebanyak 2.805 butir.

Menurut Yudha, lokasi penemuan peluru yaitu rumah pensiunan perwira polisi berinisial BS. Dia menambahkan, polisi pun menemukan sarung senjata api laras panjang, dan pedang ukuran panjang dari rumah itu. Kasus tersebut terungkap setelah Polresta Jambi dapatkan informasi dari Polresta Palembang. Mereka bekerja sama amankan ribuan butir peluru aktif dari rumah BS. Usai mendapatkan informasi dari Polresta Palembang, anggota Polresta Jambi dan Polda segera turun ke lokasi, bersamaan dengan anggota dari Polresta Palembang. Mereka temukan satu paket dikirim dari Palembang ke alamat rumah BS. Setelah dibuka isinya butiran peluru aktif. Usai dihitung, paket barang itu berisi sebanyak 1.858 butir peluru berbagai ukuran dan jenis, buat senjata api organik yang dipakai polisi, TNI, dan anggota Perbakin.

Dilansir dari Antara, paket berisi ribuan butir peluru itu dikirim seseorang dari Palembang, dengan tujuan rumah BS, yang beralamat di Jalan Jawa Lorong Mas Indah, RT 22, Keluruhan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Setelah paket ribuan peluru ditemukan dan diamankan, BS saat ini diamankan bersama barang bukti ke Mapolda Jambi. Anggota Polresta Jambi yang masih berada di lokasi lalu menelusuri kembali isi rumah BS. Akhirnya mereka temukan lagi 1.947 butir peluru aktif, terdiri dari berbagai jenis seperti ukuran 306, 308, jenis peluru pistol dan revolver. Amunisi tersebut disimpan dalam guci di rumah BS, yang berpangkat terakhir Ajun Komisaris Besar Polisi.

Yudha menambahkan, kini barang bukti temuan 1.947 butir peluru aktif oleh anggota Polresta Jambi diamankan ke Mapolresta Jambi untuk dikembangkan kasusnya dari pemilik rumah BS."Untuk bentuk kesalahannya, kita masih belum mengetahui apakah BS bersalah atau tidak, karena masih diperiksa oleh tim di Mapolda Jambi," tandas Yudha.

Sumber&foto:merdeka.com

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...