Di Saudi, Perempuan Punya Hak Mengemudi dengan Membuat Kontrak Pernikahan

Sofia
Sofia

Di Saudi, Perempuan Punya Hak Mengemudi dengan Membuat Kontrak Pernikahan (Foto: hellenrose.co.za)

Winnetnews.com - Terkenal sebagai negara yang sangat menganut patriarki, kontrak pernikahan telah lama menjadi alat bagi perempuan Arab Saudi yang hendak menikah untuk menjamin hak-hak mereka pascapernikahan.

Kontrak seperti ini bersifat mengikat secara hukum, sehingga bisa digunakan untuk menjamin hak istri atas kepemilikan rumah sendiri, menyewa pembantu atau menempuh pendidikan dan bekerja.

Seperti diketahui sebelumnya, Arab Saudi pernah memberlakukan larangan bagi perempuan untuk mengemudi selama beberapa dekade. Namun larangan tersebut sudah dicabut oleh Kerajaan Saudi sejak tahun lalu. Oleh karenanya kini banyak calon istri yang memanfaatkan kebijakan tersebut dengan memastikan membuat kontrak pernikahan yang di dalamnya terdapat tuntutan untuk diizinkan mengemudi setelah menikah.

Seperti dilaporkan Kompas (24/6/2019), permintaan untuk mengemudi dalam kontrak pernikahan salah satunya dirasakan Majd (29), pemuda yang sehari-hari berdagang itu baru saja mendapat permintaan dari tunangannya untuk membuat kontrak pernikahan.

Majd akan menikah pada bulan ini di kampung halamannya Dammam di Saudi timur. Dia telah menandatangani kontrak pernikahan dengan dua tuntutan dari tunangannya yang berusia 21 tahun untuk diizinkan mengemudi dan bekerja setelah menikah.

Apa Reaksi Kamu?