Di Stasiun Pasar Senen, KAI berlakukan sistem check-in

Rike
Rike

Di Stasiun Pasar Senen, KAI berlakukan sistem check-in
WinNetNews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi I Jakarta memberlakukan penerapan sistem check in dan boarding pass di Stasiun Pasar Senen mulai Selasa (26/7/2016) setelah penerapan yang sama di Stasiun Gambir.

Menurut Senior Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Bambang S Prayitno, dalam keterangan tertulis di Jakarta Selasa, pemberlakukan check in danboarding pass di Stasiun Pasar Senen ini adalah yang kedua setelah di Stasiun Gambir mulai 23 Juni lalu."Keberhasilan penerapan sistem serupa penumpang pesawat ini di Stasiun Gambir sebelumnya menjadi tolok ukur pertimbangan kebijakan ini, sehingga setiap penumpang yang akan bepergian menggunakan KA keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen harus melakukan check-in, " ujarnya. Dia mengatakan check-in counter yang telah disediakan sebanyak 16 unit mesin."Penerapan sistem ini dilakukan PT KAI untuk meningkatkan pelayanan memberikan kemudahan kepada pengguna jasa KA," tambahnya. Dengan sistem baru ini, kata dia, penumpang yang sudah membeli tiket dichannel eksternal dan telah memiliki kode booking, serta penumpang yang sudah mencetak tiket selanjutnya check in pada mesin check in mandiri (CIM) yang terdapat di Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. "Proses check in ini dimulai bisa dilakukan calon penumpang dua belas jam sampai sepuluh menit sebelum jadwal keberangkatan KA," ucapnya.

Bambang menyebut check in dilakukan dengan cara mengetikkan kodebooking yang tercantum pada bukti transaksi pembelian tiket atau bisa juga dengan memindai atau barcode scan dari tiket pada Mesin Check in Mandiri. Lalu, mesin tersebut akan mengeluarkan (cetak) boarding pass yang mencantumkan nama dan identitas penumpang, kode booking, dan nama KA beserta tujuan dan jadwal keberangkatan.Boarding pass itulah yang kemudian harus dibawa penumpang ketika pemeriksaan identitas di boarding gate stasiun."Sangat mudah dan cepat, mirip dengan proses cetak tiket mandiri di stasiun," ujarnya. Dia menerangkan Chek In Mandiri (CIM) dengan Mesin Cetak Mandiri (CTM) pada dasarnya hampir sama proses validasi penumpang, pada mesin. Usai mendapatkan kode booking selanjutnya mencetak tiket KA seperti umumnya, tetapi pada Mesin Chek In Mandiri (CIM) pengguna jasa jika sudah mendapatkan kode booking dan mengetikan pada mesin ini bakal mendapatkan struk tanda chek in dan berlaku sebagai tiket KA, jadi tidak perlu lagi tiket seperti biasanya dan selanjutnya hanya membawa struk boarding pass itu masukboarding gate dengan memperlihatkan Kartu identitas Asli (KTP, SIM, Passport, Kartu keluarga)."Bagaimana jika pengguna jasa sudah punya tiket yang tercetak pada CTM? Pengguna jasa KA hanya tinggal pindai kode batang yang ada pada tiket dan selanjutnya akan mendapatkan struk Check in Boarding pass," lanjutnya.

Bambang mengatakan ke depan tiket yang dicetak di CTM bakal dirubah dan diganti dengan struk Chek In Mandiri (Boarding Pass), dan hanya bisa dicetak mulai 12 Jam sebelum keberangkatan dari stasiun itu. Sementara untuk penumpang yang membeli tiket go show (pembelian langsung), tambah dia, maka penumpang akan mendapat dua lembar struk dimana lembar pertama adalah bukti pembayaran dan lembar kedua adalah boarding pass untuk memasuki boarding gate. Dia menjelaskan setelah memiliki boarding pass, penumpang bisa segera menuju boarding gate untuk pemeriksaan identitas.Selanjutnya, petugas akan melakukan verifikasi boarding pass dengan perangkat scanner serta memeriksa kecocokan data dengan Kartu Identitas asli penumpang. Bambang mengharapkan pemberlakuan sistem check in dan boarding itu dapat menghilangkan peredaran pemalsuan tiket yang beberapa waktu lalu pernah terjadi di sejumlah daerah. Jumlah mesin Check In Mandiri juga akan ditambah secara bertahap di stasiun-stasiun KA untuk mengimbangi dengan jumlah penumpang yang akan melakukan perjalanan. Sehingga, menurutnya, dipastikan tak akan ada lagi penggunaan tiket palsu. Dia menambahkan untuk tanggal keberangkatan yang tidak sesuai dipastikan tidak akan berhasil melakukan proses check-in.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});