Dibuat dengan Budget Minim, Film Ini Jadi Box Office

Nurul Faradila
Nurul Faradila

Dibuat dengan Budget Minim, Film Ini Jadi Box Office Sumber: BrightSide

Winnetnews.com -  Dalam dunia industri perfilman selain jalan cerita, budgeting juga menjadi salah satu hal yang paling penting saat akan memproduksi sebuah film. Beberapa sutradara mungkin saja menghabiskan waktunya selama bertahun-tahun untuk mendapatkan sponsor sehingga mereka bisa membawa idenya menjadi hidup atau memproduksi film dengan uang yang minim, kemudian karyanya hilang begitu saja. Namun, ada sebagian film yang dibuat dengan budget yang sedikit, namun berhasil di pasaran hingga menjadi box office. Berikut ini, beberapa film yang diproduksi dengan keterbatasan, namun mendulang hasil yang luar biasa.

Get Out (2017)

Film low-budget dari Jordan Peele ini berhasil menang dalam banyak ajang penghargaan, seperti Oscar untuk kategori “Best Script” dan masuk nominasi sebagai “Best Actor” serta “Best Director”. Awalnya, tidak ada orang yang percaya dengan ide Peele ini, sebab jalan ceritanya sangat berbeda dengan film thriller pada umumnya, dengan menghadirkan komedi gelap (dark comedy) yang sensitif. Dalam film ini juga menyinggung tentang isu ketidaksetaraan antara orang kulit putih dan berwarna, yang biasanya dikategorikan sebagai drama sosial.

‘Get Out’ dibuat hanya dengan budget produksi yang minim yakni 4,5 juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp. 632 miliar dan mendapat keuntungan sebanyak 255 juta dolar Amerika Serikat yang sama dengan Rp. 3,6 triliun. Para penggemar film dan kritikus memuji film ini dan menganggapnya sebagai masterpiece dalam genre thriller.

My Big Fat Greek Wedding (2002)

Sutradara dari film ini mampu membuat sebuah karya yang menampilkan komedi romantic yang sederhana, kemudian dapat menghibur para penontonnya. Ceritanya sendiri sebenarnya tidak terlalu orisinil, semua kejadian yang ada dalam film berkaitan dengan seorang gadis muda asal Yunani yang jatuh cinta dengan pemuda Amerika, yang membuat keluarganya terkejut. Jadi, kekasihnya tersebut harus berusaha untuk beradaptasi dengan kebudayaan yang baru.

Penokohan dalam film sedikit lucu dan acara resepsi pernikahan yang diadakan di akhir film pun tidak terlalu detail. Namun, komedi dan romansa klasik yang ada di dalam film mampu menyihir perhatian penonton dan kritikus film. Selain itu, kisahnya yang sederhana, membuat orang yang menontonnya mudah terhubung.

Apa Reaksi Kamu?