Diculik Selama 18 Bulan, Wanita Asal Italia ini Langsung Jadi Mualaf
Sumber:BBC

Diculik Selama 18 Bulan, Wanita Asal Italia ini Langsung Jadi Mualaf

Sabtu, 23 Mei 2020 | 17:12 | Cindy Cesilia

Winnetnews.com -  Silvia Romano seorang wanita asal Italia ini mempunyai pengalaman yang begitu pahit. Ia diculik di Afrika Timur selama 18 bulan lamanya.

Namun untungnya, Silvia berhasil kembali dengan selamat. Tetapi, ia justru berpindah keyakinan menjadi mualaf.

Silvia saat itu bekerja sebagai relawan kelompok kemanusiaan Italia di Kenya, Afrika Timur, pada 2018 lalu. 

Kelompok relawannya diserang dan diculik oleh gerombolan orang-orang bersenjata dan ditahan selama 18 bulan lamanya. Hingga akhirnya perempuan berusia 25 tahun itu bebas berkat upaya intelijen Italia dan Turki.

Silvia Romano bersama Perdana Menteri Italia.Sumber:DailyMail
Silvia Romano bersama Perdana Menteri Italia.Sumber:DailyMail


Dilansir dari Daily Sabah, Silvia dibebaskan dari Somalia pada pekan lalu. Kepulangannya disambut haru dan gembira di Bandara Rome Ciampona, Italia.

Ia berpelukan dengan kedua orang tuanya dan mendapat sambutan dari Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte.

Namun, Silvia Romano kembali dengan penampilan yang berbeda. Ia mengenakan hijab yang menutupi kepala sampai dadanya. Ia juga mengenakan masker dan sarung tangan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19.

Silvia Romano saat sampai di Italia.Sumber:DailyMail
Silvia Romano saat sampai di Italia.Sumber:DailyMail

Menurut Daily Mail, laporan di Italia mengatakan bahwa penculik menyerahkan Silvia pada kelompok ekstremis Islam Al-Shahab.

Tampilannya yang kini layaknya perempuan muslim, membuat banyak orang berspekulasi dan menyangka bahwa Silvia telah dihamili.

Tidak tinggal diam, Silvia menjawab dugaan yang menyerang dirinya karena menjadi mualaf. 

Dikutip dari New York Times, ia membantah adanya rumor bahwa dirinya dipaksa menikahi salah satu penculiknya dan hamil.

Silvia melaporkan pada jaksa penuntut bahwa dia bebas masuk Islam ketika masa penculikan. 

Sementara itu, dalam Facebook pribadinya, ia menulis status yang berbunyi “Saya selalu mengikuti kata hati saya dan itu tidak akan pernah mengkhianati,” tulisnya. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...