Diduga Ada Bom, Pesawat Thailand Ini Ditunda Terbangnya
ilustrasi

Diduga Ada Bom, Pesawat Thailand Ini Ditunda Terbangnya

Sabtu, 21 Apr 2018 | 09:17 | Rusmanto

WinNetNews.com - Seorang pria asal Jerman ditangkap polisi Thailand usai mengaku membawa bom saat naik pesawat tujuan Bangkok. Dampak dari insiden ini, jadwal keberangkatan pesawat tujuan Bangkok itu tertunda satu jam.

Seperti dilansir Reuters dan media lokal Thailand, The Nation, Jumat (20/4/2018), insiden ini menimpa pesawat maskapai Nok Air, anak perusahaan Thai Airways, yang terbang dari Loei menuju ke Bangkok. 

Pihak maskapai Nok Air menyebut ancaman bom dilontarkan pria Jerman itu sebelum pesawat lepas landas. Pria yang tidak disebut namanya itu mengaku kepada pramugari bahwa dirinya membawa bom di dalam tas yang dibawanya ke dalam kabin pesawat. 

Klaim pria itu membuat pilot pesawat menerapkan langkah-langkah keamanan, dengan menurunnya pria Jerman itu bersama barang bawaannya. Setelah diturunkan dari pesawat, pria Jerman itu langsung ditangkap polisi setempat.

Akibat insiden ini, para penumpang lainnya dievakuasi dan barang bawaan mereka diperiksa kembali. Otoritas bandara menyebut para penumpang tidak panik dan bekerja sama penuh dengan standar prosedur yang berlaku.

Keberangkatan penerbangan pun tertunda selama satu jam. Dari yang tadinya harus lepas landas pukul 10.30 waktu setempat, menjadi lepas landas pukul 11.30 waktu setempat. Sebanyak 83 penumpang dan lima awak akhirnya mendarat di Bangkok pukul 12.40 waktu setempat.

Maskapai Nok Air menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang. Namun mereka menyatakan bahwa aturan keselamatan harus dipatuhi dalam situasi ada ancaman bom. 

Kepolisian Thailand tidak mengonfirmasi apakah ancaman bom itu terbukti palsu atau sungguhan. (detikcom)
 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...