Diduga Korupsi, Direktur Utama Askrindo Dibebas Tugaskan 
ilustrasi

Diduga Korupsi, Direktur Utama Askrindo Dibebas Tugaskan 

Jumat, 5 Mei 2017 | 10:25 | Rusmanto

WinNetNews.com - Kasus korupsi melibatkan Direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali terjadi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Direktur Utama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Budi Tjahjono (BTJ) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi.

Budi Tjahjono ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang melibatkan pembayaran komisi fiktif asuransi minyak dan gas pada BP Migas, Kontraktor Kontrak Kerja Sama Migas (KKKS) tahun 2010-2012 dan 2012-2014.

Dengan penetapan tersebut, Kementerian BUMN secara tegas memberhentikan Budi Tjahjono yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo).

Deputi Bidang Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Gatot Trihargo menegaskan, Kementerian BUMN tidak akan menolerir setiap kegiatan melanggar hukum dalam operasional BUMN saat memberikan pelayanan kepada publik.

Kementerian BUMN berkomitmen untuk menerapkan zero tolerance terhadap segala kasus korupsi dan telah memberhentikan Budi Tjahjono sebagai Direktur Utama Askrindo.

Kementerian BUMN juga meminta Jasindo untuk melakulan audit investigasi lebih lanjut terhadap penutupan asuransi minyak dan gas pada BP Migas-KKKS tahun 2010-2012 dan tahun 2012-2014 yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 15 miliar.

Gatot berharap kasus ini menjadi pembelajaran kepada semua pimpinan maupun karyawan BUMN untuk selalu menerapkan Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan tugas.

Akibat perbuatan Budi Tjahjono tersebut negara diduga dirugikan sekitar Rp 15 miliar.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...