Diduga Rekayasa Pertemuan dengan Gelandangan, Mensos Risma Dilaporkan ke Polisi
Foto: Kemensos

Diduga Rekayasa Pertemuan dengan Gelandangan, Mensos Risma Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 12 Jan 2021 | 08:41 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dilaporkan ke Kepolisian Daerah Metro Jaya karena diduga menyebarkan kebohongan lewat aksi blusukannya yang bertemu dengan gelandangan.

Risma dilaporkan oleh pihak mengaku sebagai Wakil Ketua Umum Pergerakan Penganut Khitthah Nahdliyyah, yakni Tjetjep Muhammad Yasin atau biasa dipanggil Gus Yasin.

"Dalam hal ini pertemuan bu Risma dengan salah satu gelandangan atau pengemis yang bernama Nursaman di Sudirman dan Thamrin (Jakarta Pusat), itu saya lihat banyak kebohongan," kata Yasin di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya saat menunggu pembuatan laporan, Senin, (11/1).

Yasin mengatakan Risma dilaporkan dengan n Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 dan Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Ia mengatakan sebagai warga Surabaya menyebut ada kejanggalan dalam pertemuan Risma dengan gelandangan bernama Nursaman. Yasin mengaku sudah sering ke Jakarta, terlebih ke kawasan Sudirman dan Thamrin, namun tak pernah menjumpai pengemis.

"Tidak pernah saya menjumpai pengemis di situ," kata dia.

Selain itu, Yasin juga mengungkapkan, anaknya yang kerap mengurus gelandangan tidak pernah melihat Risma peduli dengan tunawisma di Kota Surabaya. Oleh karenanya, ia menganggap aksi blusukan Risma di Jakarta hanyalah pencitraan.

"Jadi aneh ketika tiba-tiba begitu," kata Yasin.

Sebelumnya Mensos Risma juga telah membantah tudingan yang menyebut aksi blusukannya hanya untuk cari perhatian, apalagi disebut rekayasa. 

"Saya gimana bisa nyeting? Saya ndak kenal," kata Risma di Bekasi, Jumat, (8/1).

Ia bahkan mengaku saat pertama kali bertugas sebagai Mensos, tidak hafal jalanan di Jakarta.

"Kalau saya turun, saya bukan siapa-siapa di Jakarta," kata dia.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...