Diduga Terkait dengan Fethullah Gulen, Lebih 7 Ribu Polisi Turki Dipecat

Rusmanto
Minggu, 16 Juli 2017 03:36 WIB
Oleh Rusmanto pada Minggu, 16 Juli 2017 03:36 WIB
Image Diduga Terkait dengan Fethullah Gulen, Lebih 7 Ribu Polisi Turki Dipecat
ilustrasi

WinNetNews.com - Otoritas Turki terus melakukan pembersihan orang-orang yang dianggap terkait ulama Fethullah Gulen, menyusul kudeta yang gagal tahun lalu. Yang terbaru, lebih dari 7 ribu polisi, tentara dan pejabat-pejabat kementerian dipecat sesuai dekrit baru yang dikeluarkan di bawah status keadaan darurat negara yang diterapkan setelah kudeta tersebut.

Menurut kantor berita Anadolu seperti dilansir AFP , Sabtu (15/7/2017), total 7.563 orang, termasuk polisi dan tentara, telah dipecat sesuai dekrit terbaru yang dirilis pada Jumat, 14 Juli waktu setempat.

Otoritas Turki juga mencopot pangkat 342 personel militer yang telah pensiun.

Sebelumnya, harian Hurriyet melaporkan bahwa total 7.348 orang dipecat, termasuk 2.303 polisi.

Dekrit baru ini dirilis sehari sebelum Turki menandai peringatan setahun upaya kudeta untuk menggulingkan kekuasaan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Pemerintah Turki menuding ulama ternama Fethullah Gulen mendalangi upaya kudeta pada Juli 2016 tersebut. Gulen yang bermukim di AS itu telah membantah tudingan tersebut. Setelah upaya kudeta berdarah tersebut, pemerintahan Erdogan bertekad untuk membasmi "virus" Gulen dari institusi-institusi negara.

Sejak kudeta yang gagal tersebut, sekitar 50 ribu orang telah ditangkap dan lebih dari 100 ribu orang dipecat atau diskors dari pekerjaan mereka.

Nyamar Sebagai Ojek Online, Babak Belur Dikeroyok Massa Karena Tertangkap Curi Motor
Pria Ini Hina Nabi Muhammad, Ternyata Dia Adalah Kader Partai Demokrat

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.