(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Diet Dapat Turunkan Keampuhan Obat

Rike
Rike

Diet Dapat Turunkan Keampuhan Obat
WinNetNews.com-Pola makan seperti fast diet, atau diet 5:2 – makan apapun selama lima hari, tetapi hanya boleh konsumsi 600 kalori per hari pada sisa dua hari lagi dalam sepekan, bisa saja bantu menurunkan berat badan, namun puasa berkala semacam itu pun dapat hentikan efektivitas kerja beberapa obat.

Penyerapan beberapa obat-obatan terkait langsung pada kapan dan seberapa sering kita konsumsinya. Apoteker senior, Gina McLachlan, dari Austin Health di Melbourne, Australia, sarankan, orang-orang yang menjalani pengobatan tertentu sebaiknya berkonsultasi pada dokter atau apoteker sebelum mulai diet apapun.

Beberapa obat butuhkan perut kenyang untuk penyerapan yang maksimum. Bila Anda konsumsi telaprevir untuk mengobati hepatitis C ketika sedang berpuasa, maka obat yang akan terserap ke aliran darah Anda akan 70% lebih sedikit ketimbang bila dikonsumsi ketika keadaan perut kenyang. Obat-obatan untuk diabetes bisa membuat Anda mengalami hipoglikemia bila Anda konsumsi dengan dosis normal dalam keadaan berpuasa, sebab makanan memperlambat pencernaan. Beberapa obat bisa mengiritasi perut jika dikonsumsi data Anda sedang berpuasa, dan hal itu bisa membuat Anda sakit; yang lain bisa terpengaruh oleh makanan yang Anda makan.

Banyak makan sayur berdaun hijau (yang tinggi kandungan vitamin K) pun bisa kurangi efek mengencerkan darah obat warfarin. Dan grapefruit – jeruk besar berkulit oranye dengan daging merah keunguan seperti anggur, dan rasanya asam – pengaruhi enzim di hati, mencegah sejumlah obat termetabolisme dengan baik.“Beberapa pengobatan harus diminum bersamaan dengan makanan,” kata Gina. “Sebelum mengubah pola makan, setiap orang perlu berdiskusi dengan apoteker ataupun dokter.”

Sumber:readerdigest.co.id

Foto: http://popsnip.com

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});