Difteri Serang Pengungsi Rohingya di Bangladesh
Foto:Istimewa

Difteri Serang Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Jumat, 29 Des 2017 | 09:18 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com-  Wabah penyakit Difteri tidak hanya menyerang Indonesia tetapi para pengungsi Rohingya juga tertular virus ini. Dikutip dari BBC, sedikitnya 24 orang meninggal dunia setelah terinfeksi wabah difteri di kemah pengungsian Rohingya, Bangladesh.

Petugas medis setempat saat ini sedang berupaya memberikan obat penawar kuman (antitoksin) kepada pengungsi Rohingya yang positif menderita difteri. 

Dalam beberapa minggu terakhir, sekitar 2.000 pengungsi menjalani perawatan oleh Dokter Lintas Batas (Médecins Sans Frontières/MSF), sebuah organisasi kemanusiaan. 

Sementara itu, setiap harinya MSF menerima 100 kasus baru yang menyerang penduduk Rohingya disebabkan oleh difteri. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan, difteri merupakan penyakit menular yang bisa menyebar secara luas dengan potensi tingkat kematian mencapai 10 persen dari jumlah populasi. 


Difteri merupakan penyakit lama yang terlupakan oleh sebagian besar penduduk dunia setelah adanya vaksinasi.  Menurut laporan PBB pada Februari, pasokan serum antitoksin difteri jumlahnya sudah dibatasi selama beberapa tahun terakhir. Hal itu menyebabkan kekurangan antitoksin dirasakan selama 2017. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...