Dihadapan Ratusan Jenderal, Jokowi Bicara Persaingan di Pasar Global

Dihadapan Ratusan Jenderal, Jokowi Bicara Persaingan di Pasar Global

Jumat, 29 Jan 2016 | 10:24 | Rusmanto
WinNetNews.com - Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di Gedung PTIK, Jakarta Selatan Jumat (29/1). Orang nomor satu di Indonesia itu berbicara soal persaingan di pasar global.

"Kita sudah masuk, bukan akan, era persaingan dan kompetisi karena kita sudah masuk MEA. Ini baru satu blok dalam lingkup regional di Asia," kata Jokowi mengawali sambutannya.

Sebentar lagi, Jokowi melanjutkan, mau tidak mau Indonesia akan masuk--meski masih dikaji--blok TPP (Trans Pacific Partnership) yang disebutnya sebagai "bloknya Amerika dan kawan-kawan".

Juga, mau tidak mau, Indonesia juga akan masuk ke dalam blok Free Trade Area (FTA) Uni Eropa dan juga masuk ke dalam blok Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang merupakan blok Tiongkok.

"Kita juga harus hitung kalkulasi untung dan rugi. Kalau kita tidak masuk, maka barang kita jika masuk ke sana, akan dikenai pajak 15-20 persen atau lebih sehingga barang kita kita tidak kompetitif," lanjutnya.

Kuncinya adalah produktivitas, etos kerja, dan daya saing. Jokowi meminta semua pihak harus meninggalkan pola dan cara lama yang menyebabkan Indonesia tidak cepat merespons perubahan global dan dunia.

"Dulu kita takut krisis di Yunani dan ternyata itu tidak menakutkan lagi dan kemudian berganti menjadi depresiasi yuan yang lebih menakutkan," sambungnya.

Hadir dalam Rapim TNI-Polri, antara lain Menko Polhukam Luhut B Pandjaitan, Seskab Pramono Anung, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Kasad Jenderal Mulyono, Kasal Laksama Ade Supandi, Kasau Marsekal Agus Supriatna, dan Jaksa Agung HM Prasetyo.

disadur dari situs beritasatu

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...