Dilema Aiptu BS, Penembak Anaknya Sendiri
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol. Rikwanto/Foto: Zool WNN

Dilema Aiptu BS, Penembak Anaknya Sendiri

Selasa, 2 Mei 2017 | 18:32 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Bidang Propam Polda Bengkulu terus mendalami kasus Kanit Provost Polsek Ratu Agung, Aiptu BS yang salah tembak mengenai anak sendiri karena mengira maling yang masuk ke dalam rumah. Tapi, dilema muncul dalam menjerat pidana oknum polisi tersebut.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto mengatakan, kasus tersebut ibarat seperti seorang suami yang membonceng keluarga dengan motor, dengan muatan melebihi kapasitas. Kemudian, kecelakaan dan salah satu anggota keluarga meninggal.

"Seperti kasus suami bawa keluarga bonceng tiga, terus kecelakaan lalu anaknya meninggal, kita dilematis juga. Banyak pendapat hukum di situ. Kalau pakai kacamata kuda kita bisa katakan lalai. Tapi kan bukan begitu," katanya di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (02/05/2017).

Tapi, sambung Rikwanto, unsur pidana masih terus dikaji dalam kasus yang menimpa Aiptu BS. Terlebih, Aiptu BS tidak memiliki niat untuk menembak anaknya.

"Pidananya masih dipelajari. Ini kasus ditangani Popam Bengkulu. Bukan pidana dalam arti niat, propam akan dulu kaji dulu," ujarnya.

Aiptu BS sebelumnya sempat kabur karena stres, syok dan tertekan kendati akhirnya menyerahkan diri ke Polres Bengkulu, Jumat (27/04/2017).

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...