Skip to main content

Diluncurkan September, Berapa Tarif Bajaj Online?

Diluncurkan September, Berapa Tarif Bajaj Online?
Diluncurkan September, Berapa Tarif Bajaj Online?

ORGANISASI Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta akan meluncurkan bajaj berbasis aplikasi (online) September mendatang. Untuk tarif, pihak Organda memastikan akan menggunakan pembayaran per kilometer selayaknya taksi, namun dengan harga yang lebih murah.

"Untuk tarif, sekarang sedang kita bahas bagaimana. Agar ada kepastian untuk penggunaannya. Tapi ini kan perlu proses," jelas Ketua DPP Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan, Kamis (27/8/2015).

Menurut Shafruhan, penggodokan tarif Bajaj Online hingga kini belum selesai dilakukan. Pasalnya, masalah ini juga berkaitan dengan pihak dari Dinas Pehubungan.

"Karena ini berkaitan dengan pihak Pemda, dalam hal ini Dishub. Ini seperti tarif taksi, kan kita tidak bisa menentukan tarif sendiri. Kalau tarif ditentukan sendiri, dianggap suka-suka. Kalau suka-suka, nanti masyarakat yang dirugikan," paparnya.

Selain itu, lanjut Shafruhan, karena bajaj merupakan moda transportasi umum yang resmi, perihal tarif harus mendapat persetujuan dari Pemerintah Daerah DKI Jakarta. "Artinya, tetap mengenai tarif harus ada persetujuan Pemda, karena kita ini perusahaan angkutan umum yang resmi," terangnya.

"Nanti jenis argonya seperti apa dan argonya juga harus ditera. Jadi tidak bisa dimainkan sembarangan. Artinya kepastian tarif itu harus aman," tambahnya.

Selain menentukan besaran tarif, Organda DKI saat ini juga gencar mensosialisasikan penggunaan aplikasi bajaj online ke para pengemudi. Pihak Organda tidak ingin bila dipaksakan diluncurkan malah menimbulkan kekonyolan di lapangan.

"Karena kita kan perlu men-training bagaimana cara pemakaiannya. Kita kan tidak mau, mereka (pengemudi) di lapangan jadi tidak paham. Kan jadi konyol nanti, kalau cuma karena tidak paham dengan sistem ini," ungkap Shafruhan.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top