Diminta Mundur Dari Jabatannya, Ini Jawaban Lulung
Sumber foto : Istimewa

Diminta Mundur Dari Jabatannya, Ini Jawaban Lulung

Minggu, 24 Jun 2018 | 20:07 | Oky

Winnetnews.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana (Lulung) mengatakan tidak akan mundur dari jabatannya seiring dengan kabar kepindahannya ke PAN. Lulung hanya mengikuti mekanisme yang ada.

"Kan ada mekanisme saya mengundurkan dulu kalau saya pindah. Diatur lagi nanti mekanismenya saya keluar dari DPRD. Mekanismenya sendiri. Keluar dari partai sendiri, dari DPRD mekanismenya sendiri. Diatur di tatib dan UU. Saya harus ikut aturan," kata Lulung, Kamis (21/6).

Secara administrasi, Lulung masih terdaftar menjadi anggota PPP. Dia merasa masih memiliki hak mendapatkan fasilitas sebagai pimpinan DPRD DKI.

"Sah saya masih gunakan itu. Saya kan masih jaga AD/ART. Tata tertib DPRD pun mengatur itu," tuturnya.

Lulung juga enggan disamakan dengan Titiek Soeharto yang mundur dari DPR setelah pindah ke Partai Berkarya.

Ia menegaskan, akan terus menjadi pimpinan DPRD DKI hingga akhir masa jabatannya.

"Bilang Haji Lulung harus gentlemen seperti Titiek Soeharto. Kan mbak Titiek Soeharto sudah berhenti, saya kan belum. Titiek Soeharto biarlah Titiek Soeharto. Saya kan bukan Titiek Soeharto," ujarnya.

Lulung mengatakan, prestasinya di PPP tidak bisa disamakan dengan kader lainnya. Ia menyebut prestasinya adalah membantu meraup suara di pemilu 2009 dan 2014.

"Saya punya prestasi suara terbanyak pileg 2009, 2014. Saya suara terbanyak makanya jadi pimpinan dua kali," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abdul Azis menanggapi kabar kepindahan Lulung ke PAN. Menurutnya, Lulung harus mundur dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD DKI.

"Jadi ya kita hormati saja pilihan Lulung jika memang harus pindah partai karena kami sudah berusaha untuk melakukan pendekatan politik. Dan perlu diingat bahwa Lulung menjadi pimpinan DPRD lewat PPP, maka jika berjiwa kesatria hendaknya mengundurkan diri tidak berkoar-koar menggunakan fasilitas pimpinan DPRD yang didapat melalui PPP," kata Abdul dalam keterangan tertulis, Selasa (19/6).

Sementara itu, Ketua DPC PPP Jakarta Mujahid Samad membandingkan Lulung dengan Titiek Soeharto yang mundur dari DPR setelah pindah ke partai Berkarya.

"Nggak usah pakai syarat dan koar-koar yang mencerminkan beliau bukan seorang politisi. Banyak hal yang dilakukan Lulung yang kita anggap tidak kesatria. Mestinya dia meniru Titiek Soeharto," ujar Mujahid Samad, dalam keterangan tertulis, Rabu (20/6).

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...