Din Syamsuddin: Negara Punya Tanggung Jawab Pulangkan Habib Rizieq
Foto: CNN Indonsia

Din Syamsuddin: Negara Punya Tanggung Jawab Pulangkan Habib Rizieq

Senin, 24 Agt 2020 | 08:50 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin mengungkapkan pendapatnya mengenai bagaimana negara memiliki peran untuk memulangkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang saat ini berlarut-larut.

Pernyataan Din itu disampaikan oleh ulama Betawi Haikal Hassan di dalam diskusi yang digelar Habib Rizieq Shihab Center (HRS Center) secara virtual yang mengusung tema Pemulangan IB HRS dari Pengasingan Politik, Minggu (23/8).

Dalam diskusi tersebut Din tertpaksa absen dikarenakan harus menghadiri acara lain. Namun ia menyampaikan sikapnya itu dan dibacakan saat diskusi.

"Pemulangan Habib Rizieq Shihab adalah suatu keniscayaan dan merupakan tanggung jawab negara," kata Din melalui keterangan yang dibacakan Haikal dalam diskusi.

Din juga menjelaskan ia mengutip amanat pembukaan UUD 1945 yang dinilainya berkaitan dengan pemulangan Habib Rizieq. Pembukaan yang dimaksud adalah negara harus melindungi segenap rakyat dan seluruh tumpah darah Indonesia.

"Maka kewajiban dan tanggung jawab negara untuk melindungi habib Rizieq Shihab sebagai Warga Negara Indonesia," lanjut dia.

Ia menegaskan sikapnya yang tidak terima apabila negara mengabaikan pemulangan Habib Rizieq. Terlebih, negara melakukan tindakan menghalangi kepulangan Habib Rizieq yang tiga tahun berada di Arab Saudi.

"Tindakan demikian bisa dianggap inkonstitusional karena bertentangan dengan amanat konstitusi tadi," beber Din.

"Saya berpesan, marilah berjuang untuk pemulangan beliau (Habib Rizieq?). Namun, jangan terjebak dan terhasut dalam rekayasa mereka," timpal Din melalui Haikal.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...