Dinasti Ratu Atut Masih Menguasai Banten

Dinasti Ratu Atut Masih Menguasai Banten

WinNetNews.com - Sudah bisa ditebak, sejumlah calon kepala daerah yang diusung Partai Golkar dan memiliki ikatan keluarga dengan mantan Gubernur Banten Atut Chosiyah berhasil memenangkan pemilihan kepala daerah serentak yang digelar Rabu, 9 Desember 2015.

Seperti dilansir Tempo, berdasarkan data yang dihimpun, dari empat daerah yang menggelar pilkada serentak di Provinsi Banten. Keluarga mantan Gubernur Atut menang di tiga daerah, yakni di Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kota Tangerang Selatan.

Di Kabupaten Serang, adik Atut, Tatu Chasanah, yang berpasangan dengan Pandji Tirtayasa berhasil meraih suara terbanyak sebesar 60,58 persen berdasarkan hasil hitung cepat (quick qount) yang dilakukan lembaga survei Indo Barometer. Sedangkan pasangan calon, Ahmad Syarif Madzkurullah-Aep Saepullah, hanya mendapat 39,42 persen pada pilkada Kabupaten Serang.

Sedangkan di Kota Tangerang Selatan, adik ipar Atut Chosiyah, Airin Rachmi Diany, yang berpasangan dengan Benyamin Devnie, dipastikan kembali memimpin Kota Tangerang Selatan versi hitung cepat Charta Politik dengan meraup suara 60,46 persen. Sedangkan pasangan Arsid-Elvier Soedarto Poetri meraup 30,9 persen suara dan Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra dengan 9,9 persen suara.

Untuk pilkada Kabupaten Pandeglang, pasangan Irna Narulita yang berpasangan dengan menantu Atut Chosiyah, Tanto Warsono Arban, mengklaim kemenanganya. Data dari Media Center pasangan Irna–Tanto, pasangan nomor dua ini memperoleh suara sementara 70,02 persen.

 

Sedangkan pasangan nomor urut satu, Ratu Siti Romlah–Yan Riadi, dengan perolehan suara sementara 19,42 persen, dan nomor urut 3, Aap Aptadi–Dodo Djuanda, memperoleh suara 11,67 persen.

Sementara itu, pilkada di Kota Cilegon, kemenangan juga diraih kader Golkar, yakni pasangan Tubagus Iman Aryadi-Edi Ariadi dengan perolehan suara sebanyak 77,18 persen versi perhitungan cepat yang dilakukan lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Pasangan nomor dua ini meraih suara terbanyak, sedangkan lawannya pasangan Sudarmana-Marfi Fahzan dari jalur perseorangan atau independen meraih 22,82 persen suara. Tingkat partisipasi pemilih di Kota Cilegon sendiri mencapai 61,92 persen.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Golkar Banten Tatu Chasanah yang juga adik bekas Gubernur Banten Atut Chosiah mengaku bersyukur atas kemenangan yang kembali diraih keluarganya. “Artinya kami masih bisa mempertahankan kemenangan sesuai dengan pemilihan legislatif tahun 2014,” ujar Tatu.

Menurut Tatu, keluarganya akan selalu mengikuti kebijakan Partai Golkar. “Sebagai Ketua DPD Golkar Banten, saya juga ditugaskan oleh DPP untuk memenangkan semua pilkada yang digelar di Banten,” tegas Tatu.

Disinggung dengan adanya kemenangan ini apakah keluarganya akan kembali merebut kursi Gubernur Banten yang saat ini diduduki Rano Karno, Tatu menegaskan akan melihat hasil survei. “Modal yang ada sudah cukup, tinggal lihat hasil survei,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Serang Nasehudin mengatakan hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan jumlah partisipasi pemilih yang datang ke tempat pemungutan suara. Karena KPU masih menunggu laporan dari Panitia Pemilihan Kecamatan. “Belum bisa kami katakan berapa persen tingkat partisipasi pemilih. Yang pasti pilkada di Kabupaten Serang aman,” katanya.