Dinilai Tak Mendidik, KPAI Minta Izin Tayang Sinetron Dari Jendela SMP Dicabut
Ketua KPAI Susanto. (Detikcom)

Dinilai Tak Mendidik, KPAI Minta Izin Tayang Sinetron Dari Jendela SMP Dicabut

Selasa, 7 Jul 2020 | 15:30 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto meminta kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk mencabut izin tayang sinetron Dari Jendela SMP karena dinilai tidak mendidik.

"Melihat maraknya film-film yang berbau percintaan di layar televisi kita hari demi hari, maka melalui media ini, saya menyampaikan permintaan agar (KPI) mencabut izin tayang dari film dengan judul Dari Jendela SMP yang menurut saya sangat tidak mendidik," kata Susanto dikutip dari Tagar pada Selasa (7/7)

Dia mengatakan, saat ini KPAI juga telah menerima aduan dari masyarakat terkait tayangan sinetron tersebut. Sejumlah orang tua khawatir adegan percintaan dalam sinetron itu akan berdampak buruk pada anak.

"Terus terang sebagai orang tua kami sangat khawatir melihat tayangan-tayangan dan adegan-adegan yang ada pada film tersebut. Kami takut menjadi model atau tiruan anak-anak kami, kami sangat gelisah melihat keadaan ini," lanjut dia.

Orang tua yang melapor ke KPAI juga meyayangkan sinetron Dari Jendela SMP  bisa lolos sensor hingga tayang di televisi

"Kok bisa film pacaran anak SMP lulus sensor? Ini sangat disayangkan," kata dia.

Susanto menegaskan saat ini KPAI secara resmi telah meminta KPI memberi teguran kepada SCTV selaku stasiun televisi yang menyiarkan Dari Jendela SMP.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...